Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Pembelian Obat untuk Gejala Covid-19 Naik 200 Persen
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari Pemerintah Pusat juga berpengaruh terhadap pembelian obat berkaitan dengan penanganan gejala covid-19.
Masyarakat saat ini cenderung membeli banyak obat dan disimpan untuk keperluan pribadi. Dimana seharusnya obat tersebut dipergunakan seperlunya dengan memperhatikan kepentingan umum.
Hal itu diungkapkan Pemilik Apotek Ganesha I Made Agoes Budhi Sasmitha (06/07). Peningkatan pembelian obat berkaitan dengan penanganan covid-19 juga terjadi di sejumlah sarana farmasi di Bali. Namun demikian pihaknya tetap berusaha memenuhi permintaan pembeli.
"Secara permintaan, karena antara produksi dan distributor sangat timpang jadi disana kita kadang kewalahan. Stok terbatas namun permintaan tinggi. Kecenderungan saat ini permintaan banyak tapi stoknya yang tidak ada," jelasnya.
Budhi Sasmitha yang juga Ketua Wirausaha Muda Singaraja itu menyebutkan kebutuhan yang paling dicari adalah suplemen penambah daya tahan tubuh. Selain pandemi, kondisi tubuh juga dapat melemah karena musim pancaroba. Pasien yang datang membeli obat dengan tujuan untuk menyimpan obat, lebih banyak diberikan edukasi oleh petugas apotek.
“Cenderung pasien yang membeli obat itu untuk antisipasi bahasanya. Tapi kami dari farmasi lebih mengedukasi kalau pertama dia tidak bawa resep atau untuk alasan jaga-jaga kami tidak menyarankan untuk membeli obat tersebut,” ungkapnya.
Dalam situasi pandemi, pembelian obat berkaitan dengan penanganan gejala covid-19 di apotek Ganesha bisa meningkat dari 200-300 persen. Begitu juga dengan pembelian vitamin meningkat 300-400 persen.
“Masyarakat yang dulunya tidak biasa minum vitamin sekarang mulai membeli juga. Sedangkan yang sudah biasa minum vitamin membeli seperti biasa. Biasanya untuk kebutuhan sebulan untuk semua anggota keluarga,”tutupnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4127 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun