Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Wabup Patriana Ingin Edukasi PPKM Darurat Secara Humanis
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna kembali melaksanakan pemantuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Pemantauan di hari kedelapan pelaksanaan PPKM Darurat ini, menyasar beberapa sentra seperti rumah makan yang ada di kelurahan Gilimanuk, Minggu (10/7/2021).
Turut mendamping dalam kegiatan tersebut Kepala SatPol PP Jembrana I Made Leo Agus Jaya berserta beberapa petugas satgas covid-19 Jembrana.
Wabup Patriana mengatakan secara umum para pedagang telah memahami PPKM Darurat seperti penjual makanan hanya menyediakan layanan "take away", serta termasuk batasan waktu berjualan hingga pukul 20.00 WIB.
"Itu artinya, bapak-ibu pengusaha rumah makan sudah paham betul aturan PPKM Darurat ini. Saya sangat apresiasi itu, serta tidak lupa mengucapkan terima kasih atas pengertian bapak-ibu sekalian. Sekiranya kebijakan pemberlakuan PPKM Darurat ini adalah demi kebaikan kita bersama dalam mencegah rantai penyebaran Covid-19 di Kabupten Jembrana serta," ucapnya.
Lebih lanjut Wabup Patriana mengatakan banyak cara yang santun dan bijak untuk mengajak masyarakat untuk bersama-sama mematuhi dan mensukseskan pelaksanaan PPKM Darurat ini.
"Dengan ajakan dan imbauan yang humanis, Astungkara masyarakat akan lebih segan, lebih patuh dan lebih aktif dalam memematuhi pemberlakuan PPKM Darurat ini. Namun sebaliknya jika dengan cara yang preventif masyarakat justru akan semakin ketakutan, stres bahkan timbul gangguan psikis," imbuhnya.
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4119 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1412 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun