Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Rampung, Jembatan Penghubung Selat dan Bebandem "Diplaspas"
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Jembatan di atas Sungai Sabuh, Desa Adat Bukit Galah, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem diplaspas pada Senin sore, (12/07/2021).
Upacara "Pemelaspasan" tersebut sekaligus menjadi tanda bahwa kegiatan pembangunan jembatan TMMD ke - 111 Kodim 1623/Karangasem telah rampung dikerjakan serta siap untuk digunakan dengan harapan dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Keberadaan jembatan tersebut dianggap sangat penting bagi warga khususnya Desa Adat Bukit Galah, selain memudahkan akses ekonomi juga sekaligus menjadi jalur evakuasi disaat situasi darurat seperti halnya ketika erupsi Gunung Agung beberapa waktu lalu.
"Kami sangat berterimakasih kepada satgas TMMD ke 111 yang telah bekerjasama dengan masyarakat dan instansi terkait dalam membangun sarana transportasi untuk menunjang kesejahteraan masyarakat di wilayah Bukit Galah dan sekitarnya," ujar Camat Selat, I Nengah Danu saat menghadiri upacara Melaspas tersebut.
Untuk diketahui, pengerjaan jembatan tersebut merupakan program TMMD ke -111 Kodim 1623/Karangasem tahun 2021 dengan lama pengerjaan selama 30 hari. Panjang jembatan tersebut sepanjang 15 meter dengan lebar 5 meter terbentang di atas Sungai Sabuh yang menghubungkan dua wilayah Kecamatan Selat dan Kecamatam Bebandem.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4115 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1411 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun