Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Dewan Cek Stok Oksigen di RSUD Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika turun melakukan pemantauan terkait ketersediaan oksigen dan tempat tidur untuk penanganan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUD Karangasem pada Kamis (15/07/2021).
“Kita turun pagi ini untuk memastikan ketersediaan oksigen dan bed untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUD Karangasem seperti apa," ujar Suastika.
Suastika menilai, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, ketersediaan oksigen dan ruang perawatan serta obat-obatan untuk pasien Covid-19 menjadi perhatian pemerintah.
Direktur RSUD Karangasem, dr. I Wayan Suardana dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengungkapkan, untuk ketersediaan atau stok oksigen di RSUD Karangasem hingga saat ini masih terbilang aman kendati belakangan memang terjadi peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang dirawat di ruang isolasi RSUD Karangasem.
“Sejauh ini, ketersediaan oksigen di RSUD Karangasem masih aman termasuk suplainya juga masih lancar," kara Suardana.
Untuk pasokan oksigen di RSUD Karangasem selama ini memang didatangkan dari luar Bali. Ada dua jenis oksigen yang dipergunakan yaitu oksigen cair dan oksigen dalam bentuk gas yang siap pakai.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4096 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1406 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 865 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun