Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Seorang Warga Dapat Kompensasi Tol Rp4,3 M
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sejumlah warga menjadi milarder baru setelah lahan mereka mendapat kompensasi pembangunan jalan tol Solo-Jogja. Agung Setiyoko alias Agung Bakar, warga Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Klaten, di antaranya yang memperoleh uang ganti rugi senilai Rp4,3 miliar.
Dia bersyukur mendapatkan kompensasi dan dia berjanji akan membuat sanggar budaya untuk generasi muda di daerahnya.
Ganti rugi diserahkan di Aula Kecamatan Polanharjo, Kamis (12/8/2021). Agung hanyalah salah satu warga dari dua desa: Kranggan dan Glagahwangi, yang mendadak kaya raya.
Agung seorang budayawan dan seniman di Kabupaten Bersinar. Dalam beberapa waktu terakhir, dia aktif membagikan nasi bancakan di Delanggu dan sekitarnya. Aksi pembagian nasi bancakan merupakan wujud kepedulian terhadap warga terdampak pandemi Covid-19.
Oleh tim appraisal jalan tol Solo-Jogja, nilai tanah dan bangunan yang dimiliki Agung Bakar tergolong paling tinggi yang akan diganti pemerintah. Lahan yang dimiliki Agung Bakar seluas 349 meter persegi dan terdapat bangunan rumah lengkap dengan beberapa fasilitas.
“Hari ini menjadi kebahagiaan bagi kami yang terdampak pembangunan jalan tol Solo-Jogja. Semoga, UGR ini bisa bermanfaat bagi saya dan masyarakat lain. Uang ini tak akan saya gunakan untuk foya-foya. Tapi, akan digunakan untuk yang bermanfaat. Saya akan merealisasikan nazar saya untuk membangun sanggar budaya. Agar nantinya dapat dimanfaatkan generasi milenial secara gratis,” kata Agung Bakar.
Staf Pejabat Pembuat Komitmem Jalan Tol Solo-Jogja Christian Nugroho mengatakan pembayaran kompensasi yang dipusatkan di Kecamatan Polanharjo kali ini senilai Rp19,9 miliar.
“Rincian UGR kali ini, sebanyak 14 bidang senilai hampir Rp12 miliar di Glagahwangi dan sebanyak lima bidang senilai Rp8 miliar di Kranggan. Untuk penerima UGR tertinggi memang Pak Agung Bakar yang dari Kranggan, senilai Rp4,3 miliar,” kata Christian Nugroho.
Camat Polanharjo Joko Handoyo meminta warganya membelanjakan uang dengan bijaksana.
“Saya mohon, hasil UGR ini jangan digunakan untuk kebutuhan konsumtif,” kata Joko Handoyo.
Luas tanah di Klaten yang terdampak jalan tol Solo-Jogja berkisar 4.071 bidang atau 3.728.114 meter persegi. Luas tersebut tersebar di 50 desa di 11 kecamatan. Masing-masing kecamatan yang akan dilintasi jalan tol, seperti Polanharjo, Delanggu, Ceper, Karanganom, Ngawen, Karangnongko, Klaten Utara, Kebonarum, Jogonalan, Manisrenggo, dan Prambanan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5957 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan