Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
80% Penyelundupan Narkoba ke Indonesia Lewat Jalur Laut
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepala BNN RI, Komjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose menegaskan, persoalan kejahatan narkoba yang mengancam pilar bangsa membutuhkan upaya penanggulangan serius dari segala lini khususnya generasi muda mahasiswa.
Sehingga ia berharap agar para mahasiswa di Bali khususnya Universitas Udayana untuk ikut memerangi narkoba dan menjadikan kampus bersih, bersih narkoba (bersinar).
Penegasan itu disampaikan Komjen Golose saat memberikan materi seputar permasalahan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika dalam rangka Student Day Era Pandemi Covid-19 Tahun 2021 yang digelar oleh Universitas Udayana secara virtual, pada Kamis 12 Agustus 2021.
Mantan Kapolda Bali itu menyampaikan paparan yang bertajuk Strategi War On Drugs Menuju Indonesia Bersih Narkoba, bahwasanya kejahatan narkotika merupakan salah satu jenis kejahatan extraordinary crime yang terorganisir lintas negara/internasional. Hal ini dapat menjadi ancaman serius karena dapat merusak sendi-sendi kehidupan bangsa.
“Sehingga perlu adanya perlawanan terhadap salah satu kejahatan luar biasa yang menjadi tantangan negara-negara di dunia termasuk Indonesia. Daya rusaknya lebih serius dari kejahatan korupsi dan terorisme karena merusak otak yang tidak ada jaminan sembuh," ungkap Jenderal bintang 3 di pundak itu.
Diterangkannya, tren suplai narkotika Asia khususnya Indonesia didominasi oleh Methamphetamine yang diedarkan melalui jalur darat, laut dan udara mengingat letak indonesia yang strategis. Namun demikian, 80% penyelundupan di Indonesia menggunakan jalur laut.
“Jaringan internasional mengedarkan narkotika ke Indonesia, semuanya pernah masuk ke Bali,” tuturnya.
Sementara berdasarkan hasil penelitian BNN dan Pusat Penelitian Masyarakat dan Budaya LIPI, angka prevalensi Provinsi Bali sendiri sebanyak 15.091 orang, dimana penduduk yang tinggal di perkotaan cenderung lebih tinggi terpapar narkoba.
Ditegaskan Komjen Golose, dengan melaksanakan Strategi War on Drugs, diharapkan dapat menciptakan kondisi Indonesia Bersinar di mana mulai dari tingkat Desa/Kelurahan berupa Desa Bersih Narkoba (Bersinar).
"Desa Bersinar sebagai satuan wilayah setingkat Desa/Kelurahan yang memiliki kriteria tertentu dalam pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) yang dilaksanakan secara masif,” imbuhnya.
Akhir acara, jenderal asal Manado Sulawesi Utara ini menegaskan melalui pertemuan tersebut ia meminta komitmen Rektor Unud untuk menjadikan Universitas Udayana sebagai Kampus Bersinar, Bersih Narkoba. "Dan, saya juga mengajak untuk bersama-sama perangi narkotika, War On Drugs, terutama di tanah Bali, pungkasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3366 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1421 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan