Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Studi Sebut Kebanyakan Anak Tidak Akan Alami Long Covid-19
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gejala sisa kerap dirasakan meski seseorang sudah sembuh dari Covid-19, atau yang dikenal dengan long Covid-19. Namun, sebuah studi di Inggris menyebut bahwa sebagian besar anak-anak akan pulih dari Covid-19 dalam sepekan dan tidak mengalami long Covid-19.
Dilansir dari Time, para peneliti dari The Lancet Child and Adolescent Health menemukan bahwa hanya sekitar 4,4 persen dari 1.734 anak-anak yang mengalami gejala Covid-19 selama lebih dari empat minggu.
Studi ini melibatkan 250.000 anak di Inggris usia 5-17 tahun, dan dilakukan pada September 2020 dan 22 Februari 2021.
Hasil studi juga menemukan bahwa gejala yang paling sering dialami oleh anak-anak di antaranya kelelahan, sakit kepala, dan kehilangan kemampuan indra penciuman.
Temuan studi ini muncul di tengah perdebatan tentang seberapa luas dampak vaksinasi pada remaja. Sejauh ini, pihak berwenang Inggris hanya akan menargetkan anak-anak berusia 12 -17 tahun dengan kondisi kesehatan mendasar untuk mendapatkan suntikan Covid-19.
Analisis dilakukan sebelum varian delta yang menyebar cepat menjadi dominan di Inggris. Tim peneliti mengatakan, data yang berkaitan dengan varian delta pada anak-anak sejauh ini cocok dengan apa yang terlihat dengan varian sebelumnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7586 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5624 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3525 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2383 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan