Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Studi Sebut Kebanyakan Anak Tidak Akan Alami Long Covid-19
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gejala sisa kerap dirasakan meski seseorang sudah sembuh dari Covid-19, atau yang dikenal dengan long Covid-19. Namun, sebuah studi di Inggris menyebut bahwa sebagian besar anak-anak akan pulih dari Covid-19 dalam sepekan dan tidak mengalami long Covid-19.
Dilansir dari Time, para peneliti dari The Lancet Child and Adolescent Health menemukan bahwa hanya sekitar 4,4 persen dari 1.734 anak-anak yang mengalami gejala Covid-19 selama lebih dari empat minggu.
Studi ini melibatkan 250.000 anak di Inggris usia 5-17 tahun, dan dilakukan pada September 2020 dan 22 Februari 2021.
Hasil studi juga menemukan bahwa gejala yang paling sering dialami oleh anak-anak di antaranya kelelahan, sakit kepala, dan kehilangan kemampuan indra penciuman.
Temuan studi ini muncul di tengah perdebatan tentang seberapa luas dampak vaksinasi pada remaja. Sejauh ini, pihak berwenang Inggris hanya akan menargetkan anak-anak berusia 12 -17 tahun dengan kondisi kesehatan mendasar untuk mendapatkan suntikan Covid-19.
Analisis dilakukan sebelum varian delta yang menyebar cepat menjadi dominan di Inggris. Tim peneliti mengatakan, data yang berkaitan dengan varian delta pada anak-anak sejauh ini cocok dengan apa yang terlihat dengan varian sebelumnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 1277 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1143 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 898 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 821 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 575 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun