Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Studi Sebut Kebanyakan Anak Tidak Akan Alami Long Covid-19
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gejala sisa kerap dirasakan meski seseorang sudah sembuh dari Covid-19, atau yang dikenal dengan long Covid-19. Namun, sebuah studi di Inggris menyebut bahwa sebagian besar anak-anak akan pulih dari Covid-19 dalam sepekan dan tidak mengalami long Covid-19.
Dilansir dari Time, para peneliti dari The Lancet Child and Adolescent Health menemukan bahwa hanya sekitar 4,4 persen dari 1.734 anak-anak yang mengalami gejala Covid-19 selama lebih dari empat minggu.
Studi ini melibatkan 250.000 anak di Inggris usia 5-17 tahun, dan dilakukan pada September 2020 dan 22 Februari 2021.
Hasil studi juga menemukan bahwa gejala yang paling sering dialami oleh anak-anak di antaranya kelelahan, sakit kepala, dan kehilangan kemampuan indra penciuman.
Temuan studi ini muncul di tengah perdebatan tentang seberapa luas dampak vaksinasi pada remaja. Sejauh ini, pihak berwenang Inggris hanya akan menargetkan anak-anak berusia 12 -17 tahun dengan kondisi kesehatan mendasar untuk mendapatkan suntikan Covid-19.
Analisis dilakukan sebelum varian delta yang menyebar cepat menjadi dominan di Inggris. Tim peneliti mengatakan, data yang berkaitan dengan varian delta pada anak-anak sejauh ini cocok dengan apa yang terlihat dengan varian sebelumnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 457 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan