Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Depresi Karena Terhimpit Ekonomi, Petani Gantung Diri

Rabu, 18 Agustus 2021, 21:35 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Depresi karena terhimpit ekonomi, petani gantung diri.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Warga Dusun Montong Lauk, Desa Selat, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB dihebohkan dengan tewasnya SH.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini ditemukan tewas tergantung pada seutas tali di dalam kamarnya, Selasa (17/8) pagi sekitar pukul 07.00 WITA.

Menurut keterangan pihak keluarga, korban semasa hidupnya mengalami depresi karena faktor ekonomi. Diduga karena permasalahan itulah yang membuat korban mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya.

"Sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat berkeluh kesah dengan keluarganya tentang himpitan ekonomi yang dialaminya,” kata Kapolsek Narmada, Iptu Gusay.

Kapolsek juga mengatakan, saat divisum ada bekas luka tali pada daerah sekitar leher, lidahnya kegigit, air liurnya keluar terus. Jadi dokter menyimpulkan korban memang meninggal karena gantung diri.

“Dari hasil visum jenazah atau pemeriksaan medis hasilnya terdapat luka lebam pada leher, menguatkan bahwa korban meninggal akibat gantung diri. Tidak ada ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada kekerasan fisik,” jelasnya.

Terkait kematian korban, Istri dan pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah, pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami