Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Tunda Insentif Nakes, Bupati Gianyar Ditegur Mendagri Tito
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra mendapat teguran dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian lantaran insentif nakes untuk penanganan covid-19 belum dibayarkan.
Mahayastra ketika dikonfirmasi tak menampik hal itu. Pejabat asal Payangan ini mengakui memang belum melakukan pencairan insentif nakes penanganan Covid-19 dari Mei sampai Agustus 2021.
Mahayastra mengaku sudah bersurat ke Staf dari Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pajahitan terkait situasi di Gianyar.
Bahkan katanya, apa yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan khusus. "Saya sudah bersurat pada staf khusus pak Luhut, Monica, yang lulusan Harvard. Sudah disampaikan, yang saya sampaikan menjadi bahan pertimbangan yang khusus," ujar Mahayastra ditemui usai sidang paripurna perubahan APBD Tahun 2021, Selasa (31/8).
Kata Bupati, insentif nakes tersebut telah dibayarkan secara bertahap. Melalui proses pengajuan amprahan dari rumah sakit bersangkutan.
"Kemarin sudah kami bayar bertahap, termasuk yang tahun 2021, Januari-Februari. Kami tidak mungkin membayar yang tidak melakukan amprah," kilahnya.
Menurutnya, nakes di Gianyar memaklumi hal ini. Mengingat nakes sudah cukup banyak mendapatkan penghasilan. Versi Mahayastra, untuk kesejahteraan, para nakes telah mendapat sejumlah pendapatan, yakni (Tambahan Penghasilan Pegawai) TPP, gaji pokok, jaspel (jasa pelayanan), dan kini ditambah insentif dalam penanganan covid-19.
"Untuk golongan perawat yang baru tamat, dapat gaji pokok, mereka dapat Jaspel. Rata-rata Jaspel naik turun Rp 5 juta. Terakhir dapat insentif nakes. Jadi 4 pendapatan yang mereka dapatkan," jelas Mahayastra.
Sementara penanganan covid-19 tidak hanya dilakukan oleh nakes, namun menyeluruh oleh stake holder terkait. Katanya, perjuangan melawan covid-19, bukan saja tracking, tresing dan treatment, tapi ada juga untuk menyiapkan bantuan sosial, pemulihan dan menumbuhkan perekonomian.
"Jadi yang berjuang kita semua, masyarakat berkorban, OPD berkorban, semua usaha berkorban. Saya sampaikan seperti itu. Sementara OPD yang lain, mereka dapat gaji pokok saja," ujarnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1442 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1094 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 935 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 831 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik