Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kodim Tabanan Rencana Pasang Pompa Hydram di Subak Aseman

Jumat, 3 September 2021, 22:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Kodim Tabanan Rencana Pasang Pompa Hydram di Subak Aseman.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Kodim 1619/Tabanan melakukan pantauan di subak Aseman, Selemadeg Timur dan berencana memasang pompa hydram untuk pengairan sawah. 

Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf Ferry Adianto bersama Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, Jumat (3/9) sudah meninjau sejumlah sumber air. Hasilnya, sudah ada 3 titik sumber air yang ada di wilayah Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur yang berpotensi untuk dinaikkan.

Luas pertanian sawah tadah hujan di Kecamatan Selemadeg Timur kini mencapai 1.000 hektar. Dari jumlah tersebut 220 hektar telah diatasi dengan bantuan pompa hydram. Sementara sisanya 700 hektar yang akan dicarikan solusi. 

Salah satunya kembali dibuatkan pompa hydram yang akan bekerjasama dengan Kodim Tabanan lewat program Pangdam IX Udayana. 

Dandim Tabanan Letkol, Inf Ferry Adianto mengatakan, pemasangan pompa hydram program Kodam IX/Udayana di Kabupaten Tabanan diawali di Kecamatan Pupuan tepatnya di Banjar Taman Sari, Desa Pujungan. 

Selanjutnya program ini juga menyasar lokasi lainnya seperti di Banjar Angligan, Desa Timpag kecamatan Kerambitan dan di Banjar Jagasatru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Desa Biaung Kecamatan Penebel dan Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur.

"Ada enam yang sudah dipasang. Mudah-mudahan nanti bisa mengairi sawah tadah hujan yang ada," jelasnya. 

Dia pun berharap dengan kolaborasi pemerintah daerah di Tabanan pembuatan pompa hydram bisa segera terwujud untuk Subak Aseman tersebut. "Mudah-mudahan program dari Bapak Panglima bisa kita teruskan," ujar Dandim Ferry Adianto. 

Kepala Dinas Pertanian di Tabanan, I Nyoman Budana menyebutkan, Subak Aseman memang kawasan persawahan yang debit airnya kecil bahkan hampir kekurangan air, khususnya saat musim kemarau. 

"Kondisi tersebut membuat petani hanya bisa menanam padi setahun sekali, selebihnya kami arahkan ke palawija," ujarnya. 

Terkait pembangunan pompa hydram, Dinas Pertanian di Tabanan telah diajak berkoordinasi dengan Kodim 1619 Tabanan. Budana sangat mendukung pompa hydram yang akan mengairi Subak Aseman tersebut. 
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tab



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami