Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
33 Are Lahan untuk Tempat Ngaben Umum di Setra Agung Badung
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Guna menekan biaya ngaben masyarakat adat di Denpasar, Desa Adat Denpasar akan membangun tempat pengabenan umum di kawasan Setra Agung Badung, di Jalan Imam Bonjol Denpasar.
Hal tersebut telah dirancang sejak tahun 2017, dan menjadi program kerja Desa Adat Denpasar tahun 2019. Pembangunan tempat pengabenan ini menurut rencana akan dimulai pada September 2021.
Dalam jumpa pers Kamis (2/9) lalu, Bendesa Adat Denpasar A.A.Ngurah Rai Sudarma mengatakan tempat pengabenan ini akan memiliki luas kurang lebih 33 are yang lokasinya berada di Setra Bugbug yang masih berada satu areal dengan Setra Agung Badung.
Setra Agung Badung sendiri kurang lebih 9.3 hektar, sementara luas Setra Bugbug kurang lebih 40 are. Kata dia, lokasi pembangunan tempat pengabenan ini berada di sisi barat daya dari setra.
Tahap awal akan dimulai dengan pembangunan Bale Pesandekan, Bale Semanggen, gudang alat, pemuun gas, pemuun konvensional, bale galih, serta bali pawedaan. Pada tahap berikutnya akan dilengkapi dengan pemuun oven, toilet serta bale rumah duka.
Dirinya pun mengatakan, dengan pembangunan tempat ngaben ini tak akan menghilangkan tradisi, adat dan budaya serta dresta Bali. Karena, kata dia, dalam pelaksanaan ngaben akan tetap memakai banten tanpa mengurangi makna dari pengabenan yakni mengembalikan ke Panca Maha Butha.
“Di dalam pelaksanaan pengabenan nanti, akan tetap memakai dresta padewasan yang tercantum dalam awig-awig Desa Adat Denpasar,” katanya.
Pihak desa adat sebelumnya telah mengajukan proposal ke Pemkot Denpasar pada 15 Januari 2020.
“Ini sudah mendapat tanggapan dari Pemerintah Kota Denpasar yang berkoordinasi dengan Pemprov Bali. Dan dari sana kami mendapat Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Provinsi Bali sebesar Rp2,5 miliar,” kata Rai Sudarma.
Pembangunan telah memperoleh pemenang tender dengan nilai pekerjaan sebesar Rp1.9 miliar lebih untuk pengerjaan tahun anggaran 2021.
Pihaknya juga mengaku dalam pembangunan ini tidak serta-merta profit oriented. Nantinya tempat pengabenan di Setra Bugbug ini dapat dipergunakan untuk umum yang beragama Hindu.
Sementara itu, Sabha Desa Adat Denpasar, AA Putu Gde Wibawa mengatakan pembangunan tempat pengabenan ini sudah melalui kajian dan paruman. Hal ini bertujuan mencegah jangan sampai ada kematian dan tidak mendapat layanan adat.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli