Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kelebihan Muatan, Sopir Truk Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Selasa, 7 September 2021, 21:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Kelebihan Muatan, Sopir Truk Tewas Usai Jatuh ke Sungai.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Ari (40 tahun) warga Desa Teratak, Kecamatan Batu Keliang, Lombok Timur mengalami kecelakaan dan tewas di Jembatan Cinta, Desa Perian, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Senin (6/9) sekitar pukul 12.30 WITA. 

Akibat membawa material pasir melebihi kapasitas, Ari sopir dump truk tak bisa mengendalikan kendaraan dan jatuh bersama ke sungai di bawah jembatan. Akibat kejadian ini, korban langsung dievakuasi warga dan sempat dilarikan ke Puskesmas Montong Gading, karena luka parah. 

Korban kemudian dirujuk ke rumah sakit dr Soejono Selong, dalam perjalanan, akibat luka yang dialami, korban akhirnya meninggal. 

Kapolsek Montong Gading, Iptu Fathul Munir membenarkan kejadian tersebut. Saat mendapatkan laporan, pihaknya langsung menuju dan melakukan olah TKP.

"Memang betul ada terjadi Laka lantas, dimana  dump truk terjatuh di jembatan Cinta desa Perian," ucap Kapolsek Munir, Selasa (7/9).

Terang Kapolsek, dalam kejadian ini, sopir truk meninggal dunia dalam perjalanan, saat akan dirujuk ke rumah sakit dr Soejono Selong.  Puskesmas tak mampu menangani, karena melihat luka yang dialami korban.

Kapolsek menjelaskan, sebelum kejadian dump truk dengan nomor polisi DR 8689 UZ yang mengangkut pasir datang dari arah jalan raya Pesanggarahan.  Setiba di TKP yang akrab disebut warga setempat sebagai jembatan cinta, Kendaraan tak bisa naik ditanjakan dekat TKP, diduga muatannya melebihi kapasitas, mengakibatkan kendaraan mundur. 

Dan sopir tak bisa mengendalikan kendaraan, mengakibatkan dum truk terjatuh ke sungai di bawah jembatan. Sementara sopirpun tak bisa menyelamatkan diri.

Warga yang melihat kejadian histeris, dan langsung memberi bantuan, mengevakuasi korban, dan melarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan.

"Warga yang melihat kejadian langsung membantu mengevakuasi korban dan dibawa ke Puskesmas," ucap Munir.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami