Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 8 Juli 2026
Heboh Temuan Koin Kuno, Ternyata Peninggalan Dinasti Song
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Heboh temuan koin kuno di Lamongan, Jawa Timur akhirnya terjawab. Koin yang ditemukan di Desa Sukosongo, Kecamatan Kembangbahu itu ternyata peninggalan era Dinasti Song.
Kabid Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan, Miftah Alamudin mengatakan, pihaknya telah mengirim sampel koin kuno dan batu bata yang ditemukan warga ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur untuk diteliti.
Hasilnya diketahui bahwa koin berbentuk bundar dan berlubang segi empat tersebut merupakan peninggalan dari masa Dinasti Song. "Koin temuan berasal dari Dinasti Song abad 10-12 Masehi," kata Miftah.
Sedangkan untuk batu bata yang juga ditemukan di sekitar lokasi penemuan koin identik dengan batu bata era kerajaan Majapahit.
Meski telah diketahui asal usul benda kuno tersebut, namun Miftah menyebut bahwa pihaknya belum bisa menafsirkan lebih jauh apakah di lokasi penemuan koin kuno dan batu bata itu terdapat bangunan kuno atau tidak.
"Belum bisa diinterpretasikan lebih, karena butuh kajian lebih lanjut, karena minimnya data temuan selain koin dan batu bata kuno tersebut," tandasnya.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu warga Desa Sukosongo, Kecamatan Kembangbahu sempat ramai-ramai mencari koin kuno. Namun aksi pencarian tersebut akhirnya dihentikan oleh pemerintah desa setempat dan Disparbud Lamongan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3608 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1174 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1032 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 740 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun