Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Heboh Temuan Koin Kuno, Ternyata Peninggalan Dinasti Song
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Heboh temuan koin kuno di Lamongan, Jawa Timur akhirnya terjawab. Koin yang ditemukan di Desa Sukosongo, Kecamatan Kembangbahu itu ternyata peninggalan era Dinasti Song.
Kabid Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan, Miftah Alamudin mengatakan, pihaknya telah mengirim sampel koin kuno dan batu bata yang ditemukan warga ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur untuk diteliti.
Hasilnya diketahui bahwa koin berbentuk bundar dan berlubang segi empat tersebut merupakan peninggalan dari masa Dinasti Song. "Koin temuan berasal dari Dinasti Song abad 10-12 Masehi," kata Miftah.
Sedangkan untuk batu bata yang juga ditemukan di sekitar lokasi penemuan koin identik dengan batu bata era kerajaan Majapahit.
Meski telah diketahui asal usul benda kuno tersebut, namun Miftah menyebut bahwa pihaknya belum bisa menafsirkan lebih jauh apakah di lokasi penemuan koin kuno dan batu bata itu terdapat bangunan kuno atau tidak.
"Belum bisa diinterpretasikan lebih, karena butuh kajian lebih lanjut, karena minimnya data temuan selain koin dan batu bata kuno tersebut," tandasnya.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu warga Desa Sukosongo, Kecamatan Kembangbahu sempat ramai-ramai mencari koin kuno. Namun aksi pencarian tersebut akhirnya dihentikan oleh pemerintah desa setempat dan Disparbud Lamongan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1428 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1084 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 928 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 819 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik