Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ombudsman Dukung Kasus Data Pasien Covid-19 "Nyaplir" Diusut

Sabtu, 11 September 2021, 08:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Ombudsman Dukung Kasus Data Pasien Covid-19 "Nyaplir" Diusut.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kekeliruan dalam memperbarui data pasien Covid-19 yang sembuh dicatat meninggal dunia terus diusut Polresta Denpasar. Langkah itu turut didukung oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Khatab. 

"Kami mem-back up kok, kalau Polisi melakukan penyidikan lebih luas, saya kira bagus juga. Untuk mengetahui seberapa benar data Covid-19 itu," tuturnya yang diwawancarai Jumat (10/9) di Denpasar. 

Menurut informasi yang dia dapat, hingga saat ini pengusutan kasus itu terus berjalan. Dia berharap kasus ini bisa diusut dari semua pihak yang terlibat dalam kasus itu, termasuk instansi terkait. 

Dia menilai kasus ini disikapi serius oleh Wali Kota Denapasar, sebab menurutnya kasus ini sangat sensitif di tengah upaya pemerintah menangani pandemi Covid-19. 

Pada awal terungkapnya kasus tersebut, Umar telah mengingatkan Dinas Kesehatan Kota Denpasar agar segera memperbaiki data tersebut, dan mengevaluasi sistem input data. 

Dari hasil penelurusannya, Umar mengatakan kasus itu disebabkan kesalahan petugas dalam memasukkan data, sehingga dia menilai hal ini tidak sengaja. 

"Mungkin kita harap ini tidak sengaja ya. Walaupun sengaja, ini sangat berbahaya. Bermain-main dengan data kan sangat berat," ungkapnya. 

Untuk diketahui, peristiwa ini terkuak pada Senin 6 September lalu, yang menimpa Ketut JG. Warga Denpasar asli Singaraja itu yang telah sembuh setelah menjalani isolasi terpusat tercatat meninggal dunia di pusat data Covid-19. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya dalam sejumlah media membenarkan peristiwa itu karena human error, atau kesalahan petugas dalam memasukkan data. 

Sementara Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sebuah wawancara belum lama ini menegaskan pihaknya meminta maaf atas peristiwa itu. Kata dia, data yang keliru telah diperbaiki dan benar. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dps



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami