Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tabanan Sisakan 1 Desa Zona Merah

Selasa, 14 September 2021, 04:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Tabanan Sisakan 1 Desa Zona Merah.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Kabupaten Tabanan hanya menyisakan satu desa dengan status zona merah penyebaran Covid-19, yakni Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. 

Tingginya mobilitas masyarakat dan mayoritas penduduk yang heterogen membuat Desa Banjar Anyar masih berstatus zona merah. Untuk desa lainnya, zona orange ada di tujuh desa. 

Sedangkan untuk zona kuning ada di 78 desa dan 47 desa masuk zona hijau. Kepala Desa Banjar Anyar, I Made Budiana menjelaskan, sebagian besar masyarakat di desanya banyak yang bekerja di luar daerah seperti daerah Badung dan Denpasar. Sehingga kemungkinan mereka terpapar di luar daerah tersebut, dan membawanya ke rumah yang masuk wilayah desa Banjar Anyar. 

“Jadi kendala kami mobilitas masyarakat sangat tinggi, juga penduduknya heterogen, untuk memantau sedikit kesulitan,” terangnya, Senin (13/9).

Termasuk juga salah satu pemicu masih tingginya kasus yakni adanya sikap apatisme masyarakat terhadap bahaya dan pencegahan Covid-19 , yaitu rasa tidak percaya bahwa Covid-19 benar-benar ada dan rasa yakin bahwa dirinya tidak akan bisa tertular Covid-19. 

“Kami berharap semoga masyarakat sadar bahwa virus ini benar ada, dan mereka dengan sendirinya akan mengikuti segala imbauan yang sudah terus kami sosialisasikan dan mau menjalankan prokes dengan baik,” ucapnya.

Upaya lainnya untuk antisipasi penyebaran virus, lanjut kata Budiana pihak pemerintah desa bersama satgas gotong royong dan kanwil dengan relawan covid serta petugas TNI/Polri seminggu sekali atau di setiap hari Jumat melakukan penyemprotan desinfektan ke seluruh wilayah desa Banjar Anyar. 

Termasuk juga menyosialisasikan imbauan Gubernur ataupun Bupati terkait dengan pelaksanaan upacara yadnya ataupun kegiatan adat lainnya.  

“Sekarang tergantung di masyarakat, mau tidak mereka mengikuti regulasi dan aturan tersebut, karena untuk sosialiasi dan edukasi baik itu 6M sampai dengan testing dan tracing sudah hampir kami lakukan saat virus ini mulai mewabah 2019 silam. Namun sejak sepekan ini kasus tambahan baru di desa kami sudah mulai nihil, semoga bisa cepat turun minimal zona orange dulu,” ucapnya. 

Serta yang tak kalah pentingnya percepatan vaksinasi bagi warga desa setempat. Dimana dari total jumlah penduduk yang ada di desa Banjar Anyar, saat ini sudah 80 persen warganya mendapatkan vaksinasi. Dan saat ini masih terus dilakukan pendataan bagi warga yang sempat tercecer lantaran faktor kesehatan dan lainnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tab



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami