Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
Sumbawa Diguncang Gempa Jenis Dangkal, Ini Penyebabnya
BERITABALI.COM, NTB.
Wilayah Sumbawa diguncang gempa bumi tektonik, Kamis (16/9) pukul 16.55.58 WITA.
Menurut analisa BMKG, gempa bumi ini berkekuatan Magnitudo 4,3. Dengan episenter terletak pada koordinat 8,34° LS; 117,22° BT. Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 24 kilometer timur Pernang, Kecamatan Buyer, Kabupaten Sumbawa, pada kedalaman 10 kilometer.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat aktivitas sesar naik busur belakang Flores (Flores Back Arc Thrust). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa, gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust fault)," kata Ardianto Septiadhi, Kepala Stasiun Geofisika Mataram, dalam siaran pers, Kamis (16/9).
Dampak gempa berdasarkan laporan masyarakat, jelas Ardianto berupa guncangan dirasakan di wilayah Sumbawa III MMI (Getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa bumi tersebut.
Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempa bumi tektonik menunjukkan, bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.
"Hingga Kamis (16/9) pukul 17.33 WITA, hasil monitoring BMKG mencatat adanya tiga aktivitas gempa bumi susulan (aftershock)," ujar Ardianto.
Kepada masyarakat lanjutnya, diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat diminta agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa. Ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah. Serta pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG, yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi dan telah terverifikasi," pungkas Kepala Stasiun Geofisika Mataram.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1482 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1242 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 695 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 582 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 552 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung