Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Dipatuk Ular Kobra, Bocah Ini Masih Hidup
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang gadis berusia 6 tahun di India selamat dari maut setelah dipatuk dan dililit ular kobra selama 2 jam. Menyadur Latest Page News Selasa (21/9/2021), kobra itu berhasil diambil dari leher gadis itu berkat bantuan pawang ular.
Pada hari Senin, sebuah kantor berita lokal mengunggah video insiden traumatis itu ke YouTube, di mana video itu ditonton lebih dari 21.000 kali.
The International Business Times melaporkan insiden itu terjadi pada 12 September di Maharashtra, India. Korban, Purvi Gadkari mematung selama 2 jam ketika penyelamatan berlangsung agar tidak memancing ular menjadi ganas.
Pada menit terakhir, gadis mungil itu bergerak dan menyebabkan ular kobra menggigitnya sebelum meluncur pergi.
Times of India melaporkan bahwa ular itu menggigit lengan gadis itu setelah pawang ular mendekat untuk membantu mengeluarkan kobra.
"Seperti ular karang, kobra memiliki racun neurotoksik kuat yang bekerja pada sistem saraf," kata herpetologis Sara Viernum kepada Live Science.
“Gejala gigitan ular kobra neurotoksik dapat berupa penglihatan kabur, kesulitan menelan dan berbicara, kelemahan otot rangka, kesulitan bernapas, gagal napas, muntah, sakit perut, nekrosis, dan antikoagulasi,” lanjutnya.
Kobra India membunuh sekitar 10.000 orang setiap tahun. Ketika merasa terancam, ular kobra meludahkan racun melalui taring.
NDTV melaporkan pada hari Rabu bahwa Gadkari telah dirawat karena lukanya dan diperkirakan akan pulih sepenuhnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1482 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1115 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 961 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 853 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik