Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Viral Pria Kerokan Pakai Benda Tak Terduga
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan momen seorang pria sedang menjalani terapi kerokan untuk menghilangkan masuk angin.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @vinyapratitaistamara, tampak seorang pria sedang kerokan dibantu oleh wanita paruh baya yang diduga merupakan tukang pijat urut.
Pria itu terlihat tengkurap di atas kasur sedangkan wanita di sampingnya tampak sedang menggosok-gosokkan uang koin di badan pria tersebut.
Pelumas untuk kerokan jadi sorotan
Jika biasanya orang-orang menggunakan minyak kayu putih atau body lotion sebagai alat bantu kerokan, pria ini justru menggunakan benda tak terduga.
Ia menggunakan krim pemutih dan pencerah kulit yang cukup terkenal mereknya.
Krim tersebut tampak dituang di sebuah piring dan sesekali dioleskan ke tubuh pria tersebut sebelum digosok dengan uang logam.
Tanggapan warganet
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengaku menangis melihat benda yang digunakan sebagai alat bantu kerokan.
Tampaknya, krim yang dipakai untuk kerokan dalam video tersebut merupakan produk kecantikan yang cukup terkenal dan banyak dimimnati orang-orang.
Sebagian besar warganet menilai produk tersebut terlalu mahal untuk dipakai kerokan.
"Nangis dah gue scarl**t dipakai buat kerokan," komentar salah seorang warganet sambil menyertakan emoji menangis.
"Dompetku menangis melihat ini," sahut warganet lain.
"Menangis, rasanya aku pengen diurut juga nenekkk," komentar salah satu warganet.
"Gue yang pengen beli tapi nggak kesampaian eh ini malah buat kerokan," ujar warganet lain sambil menyertakan emoji menangis.
"Bayar kerokan pergarisnya Rp100 ribu kalau gitu," ujar warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli