Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 29 Juni 2026
Tak Lulus Seleksi PPPK, Guru Honorer Tewas Gantung Diri
BERITABALI.COM, NTB.
Sainin, perempuan 46 tahun asal Dusun/Desa Murbaya Kecamatan Pringgarata ini memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Mayat guru honorer ini pertama kali ditemukan anaknya dalam keadaan tergantung di ruang tamu sekitar pukul 06.00 WITA, Minggu (17/10). Diduga Sainin mengalami depresi karena sering mengikuti tes P3K (Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) namun tidak lulus.
Kapolsek Pringgarata IPTU Derpin Hutabarata menuturkan, warga kemudian berbondong-bondong menurunkan jenazah korban setelah mengetahui kejadian itu. Anggotanya juga ikut turun membantu proses evakuasi setelah dilaporkan warga. Baru kemudian dilakukan pemeriksaan media lebih lanjut di UPTD Puskesmas Pringgarata.
“Suami maupun keluarga korban, menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah serta menolak untuk dilakukan autopsi,” terang Derpin.
Derpin juga mengaku, korban saat kejadian berdua di rumahnya. Sedangkan suami korban sedang melaksanakan tugas atau jaga malam di kantor bupati Lombok Barat. Dari informasi yang diperoleh bahwa dalam kesehariannya korban kurang bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.
“Kita juga mendapat informasi dari keterangan suaminya, bahwa korban mengalami depresi akibat banyaknya permasalahan yang dihadapi. Seperti ingin mendirikan toko, sering mengikuti tes formasi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) namun tidak lulus, sering mengkonsumsi obat yang dibeli secara online, serta sering terjatuh dari atas kendaraan," katanya.
Untuk hasil pemeriksaan medis sementara ditemukan kotoran di bagian paha kiri. Petugas memperkirakan jika korban sudah meninggal dunia kurang dari dua jam. Kemudian ditandai dengan belum kakunya mayat maupun tidak ditemukan adanya lebam.
“Kita sudah meminta keterangan dari pihak-pihak terkait yang diantaranya anak korban sendiri dan suami korban serta masyarakat setempat. Kuat dugaan korban ini murni meninggal karena gantung diri. Pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan kejadian ini dan menolak untuk dilakukan autopsi,” pungkasnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun