Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
2 Pria Asal Palembang Adu Jotos di Bandara Ngurah Rai
Liburan di Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Diduga terlibat masalah utang piutang, dua pria asal Palembang adu jotos di Terminal penumpang kedatangan domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada Jumat 29 Oktober 2021 sekitar pukul 17.30 WITA.
Kedua pria tersebut diketahui bernama Hardiansyah (29) dan Muhammad (29). Perkelahian kedua pria itu direkam dan difoto para penumpang tepatnya di sebelah selatan kounter Roti O Terminal Kedatangan Domestik Bandara.
Kejadian itu lantas viral tersebar luas di media sosial. Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, perkelahian kedua pria itu dihentikan anggota kepolisian dan security bandara. Lalu membawanya ke Polsek Bandara untuk dimintai keterangan.
Iptu Sukadi menjelaskan, Hardiansyah dan Muhammad masih ada hubungan saudara. Diketahui keduanya sama-sama berasal dari Desa 5 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Kota Palembang, Sumatera Selatan.
"Perkelahian terjadi saat keduanya tiba di Bandara. Mereka datang ke Bali untuk liburan," bebernya, Minggu 31 Oktober 2021.
Tiba di areal domestik Terminal Kedatangan, keduanya berselisih paham sehingga terjadi perkelahian. Kesalahpahaman terjadi karena masalah utang piutang. Lantaran tidak ada titik temu, kedua pria itu baku hantam di depan teman-temannya. Beruntung, perkelahian keduanya tidak menimbulkan kerusakan fasilitas bandara.
Setelah ditangani Polsek Bandara, keduanya sepakat berdamai secara kekeluargaan. Bahkan keduanya minta maaf karena telah membuat kegaduhan di Bandara.
"Keduanya sepakat berdamai dengan membuat surat pernyataan," tegasnya.
Usai membuat surat pernyataan dan saling memaafkan, mereka pun meninggalkan Polsek Udara dan melanjutkan liburan ke Bali.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli