Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 18 Juli 2026
Sekolah Kayu Atap Jerami Kebakaran, 26 Murid Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Setidaknya 26 murid tewas dan 13 lainnya luka-luka dalam kebakaran yang terjadi di sekolah kayu beratap jerami di Niger selatan.
Ruang kelas yang terbuat dari material mudah terbakar turut memperburuk keadaan. Wali kota Maradi, Chaibou Aboubacar mengatakan murid-murid di sekolah itu berusia antara lima dan enam tahun.
"Saat ini, kami memiliki 26 orang tewas dan 13 luka-luka, empat di antaranya serius," kata Chaibou Aboubacar.
Niger, salah satu negara termiskin di dunia, telah mencoba memperbaiki kekurangan gedung sekolah dengan memanfaatkan ribuan gudang jerami dan kayu untuk digunakan sebagai ruang kelas.
Ketika mereka tak memiliki meja dan kursi, proses belajar mengajar dilakukan sederhana dengan anak-anak terkadang duduk di tanah.
Kebakaran di sekolah kayu seperti ini sering terjadi tapi jarang menimbulkan korban. Sebelumnya 20 murid tewas dalam kebakaran sekolah di distrik kelas pekerja Niamey pada bulan April.
Issoufou Arzika, sekretaris jenderal Persatuan Guru Niger, mengatakan kepada AFP bahwa kebakaran hari Senin telah "menghancurkan" sekolah di Maradi.
Ia mengatakan serikatnya telah memperingatkan para pejabat tentang bahaya kelas jerami dan kayu setelah kebakaran di Niamey.
“Lebih baik mengadakan kelas di bawah pohon daripada di gubuk jerami, yang telah menjadi kuburan yang mudah terbakar bagi siswa,” katanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3722 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1399 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1339 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1263 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1100 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun