Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Motif Asmara, WNA Singapura Diduga Bunuh Kekasih di Kos Mekar Pemogan

Kamis, 16 Juli 2026, 09:44 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Motif Asmara, WNA Singapura Diduga Bunuh Kekasih di Kos Mekar Pemogan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Seorang warga negara asing (WNA) asal Singapura berinisial MZ (25) ditangkap aparat gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali, Satreskrim Polresta Denpasar, dan Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan terkait kasus tewasnya seorang perempuan di sebuah rumah kos di Jalan Mekar AII, Desa Pemogan, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan.

Penangkapan dilakukan pada Rabu (15/7) sekitar pukul 22.00 WITA, hanya beberapa jam setelah polisi menerima laporan penemuan jasad perempuan di lokasi tersebut. Kejadian ini menjadi perhatian warga Kota Denpasar karena proses pengungkapan kasus berlangsung cepat.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo D. Simatupang menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 pada Rabu malam sekitar pukul 19.00 WITA terkait penemuan mayat perempuan di rumah kos tersebut.

"Begitu menerima informasi dari layanan 110, personel Polresta Denpasar bersama Ditreskrimum Polda Bali, Unit Reskrim, Inafis, dan Unit Intel Polsek Denpasar Selatan langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara," ujar Kombes Pol Leonardo di Mapolresta Denpasar, Kamis (16/7) dini hari.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas memperoleh sejumlah petunjuk penting berupa ciri-ciri terduga pelaku, identitas, hingga kendaraan yang digunakan. Informasi tersebut kemudian menjadi dasar bagi tim gabungan untuk melakukan pengejaran.

Upaya pencarian membuahkan hasil setelah polisi berhasil mengamankan MZ di kawasan Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar Selatan.

"Kurang lebih tiga jam setelah kami menerima laporan, terduga pelaku berhasil diamankan," kata perwira berpangkat melati tiga di pundak itu.

Hasil penyelidikan sementara mengungkap bahwa korban berinisial AS (26), perempuan asal Tegal, Jawa Tengah. Korban diketahui merupakan kekasih pelaku dan keduanya telah menjalin hubungan asmara selama kurang lebih satu tahun.

Menurut penyidik, motif sementara pembunuhan diduga dipicu persoalan hubungan pribadi antara pelaku dan korban. Berdasarkan hasil interogasi awal, MZ mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena sakit hati.

"Motif sementara karena sakit hati terkait hubungan asmara. Pelaku menganiaya korban dengan cara mencekik selama kurang lebih 15 menit," ungkapnya.

Dari pengakuan pelaku, aksi pencekikan tersebut terjadi pada Sabtu (11/7) sekitar pukul 11.00 WITA. Namun, jasad korban baru ditemukan oleh tetangga kos pada Rabu (15/7) malam.

Saat proses penangkapan berlangsung, pelaku sempat melakukan perlawanan kepada petugas. Meski demikian, aparat gabungan berhasil mengendalikan situasi dan mengamankan yang bersangkutan.

"Pelaku sempat memberontak saat diamankan, tetapi berhasil kami kuasai," ujar Kombes Pol Leonardo.

Selain mengungkap dugaan tindak pidana pembunuhan, polisi juga menemukan fakta terkait status keimigrasian pelaku. Berdasarkan data sementara, MZ masuk ke Indonesia sebagai wisatawan dan diketahui telah overstay sejak tahun 2025 atau sekitar satu tahun.

Polresta Denpasar bersama Ditreskrimum Polda Bali masih terus melakukan pendalaman guna melengkapi berkas penyidikan dan mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kombes Pol Leonardo juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memanfaatkan layanan darurat 110 sehingga aparat dapat bergerak cepat melakukan penyelidikan dan penangkapan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menggunakan layanan 110. Informasi yang cepat sangat membantu kami bersama Ditreskrimum Polda Bali dan Polsek Denpasar Selatan dalam mengungkap kasus ini," tutupnya.

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami