Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Kepala BNN RI ke Bali MoU dengan Kepolisian Australia
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mantan Kapolda Bali yang saat ini menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose kembali melaksanakan kunjungan kerja selama 4 hari di Bali.
Komjen Golose rencananya akan bertemu dengan Ketua KPK, Kepala BNPT dan Gubernur Bali guna membahas segala persoalan, salah satunya masalah penanganan narkotika.
"Nanti bapak Kepala BNN RI juga akan melaksanakan MoU dengan pihak Australian Federal Police (AFP)," ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Badan Narkotika Nasional RI Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono, SIK.,MSi didampingi Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra, pada Senin 22 November 2021.
Diuraikannya, selama berada di Bali, Komjen Golose akan menghadiri sejumlah kegiatan podcast, pertemuan, diskusi panel, webinar bersama pejabat tinggi lain.
Seperti mengadakan pertemuan dengan Ketua KPK Irjen Pol Firli Bahuri, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar, dan dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster.
"Pertemuan akan berlangsung di beberapa lokasi, mohon dukungan dan partisipasi rekan rekan media. Selain pertemuan dengan AFP juga akan dilaksanakan pameran," ungkap Brigjen Pudjo.
Diungkapkannya, sejak dihantam gelombang pandemi covid-19, Bali kian terpuruk. Namun pemerintah terus melakukan perbaikan dan pembenahan untuk memajukan perekonomian dan pariwisata di Bali.
"Dalam dua pekan ini Bali mulai menggeliat dan dari sisi penanggulangan narkoba juga perlu diwaspadai," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra mengungkapkan pihaknya akan terus memberantas narkoba dengan menggandeng influencer. Sebab narkoba tidak mengenal kasta bahkan golongan atas bawah menengah.
"Tugas kami adalah meyakinkan kelompok ini agar narkoba harus dijauhi dan pecandu direhabilitasi. Upaya ini juga untuk menekan angka over kapasitas di lembaga pemasyarakatan yang didominasi Napi kasus narkoba," bebernya.
Menurut Brigjen Sugianyar, melalui pendekatan soft power dan smart power diharapkan bisa mengatasi bahaya laten narkoba.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 865 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 730 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 553 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 525 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik