Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Wanita Ini Hamil Dipukuli Suami, Melahirkan Dalam Kondisi Koma
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kisah sedih seorang wanita yang tengah hamil mencuri perhatian publik. Wanita hamil tersebut terbaring di ranjang rumah sakit karena koma setelah dipukuli oleh suaminya.
Wanita asal Malaysia bernama Jahidah Nordin menjadi korban kekerasan suaminya sendiri. Kisahnya diceritakan oleh sang adik melalui akun Facebook Fazariah Nordin.
Dia menceritakan kondisi kakaknya bahwa cairan ketuban telah pecah. Wanita yang tengah mengandung itu diminta untuk segera mengeluarkan bayinya.
Padahal Jahidah saat ini masih dalam kondisi koma dan terbaring di rumah sakit. Jahidah mendapatkan perlakuan kejam dari suaminya pada Mei 2021 lalu.
Dia menjadi korban kekerasan suaminya sendiri sampai membuatnya koma. Tiba-tiba, sang adik mendapatkan kabar dari perawat rumah sakit bahwa kakaknya harus segera melahirkan.
Bayi yang ada di dalam kandungan Jahidah harus segera dikeluarkan demi keselamatannya.
"Sebelum kakak saya dirawat di ruang operasi, kami melakukan video call lagi dengan kakak saya," ujar Fazariah.
Untuk mengeluarkan bayi yang ada di dalam kandungannya, dokter akhirnya memutuskan untuk melakukan prosedur cesar. Dokter dan perawat yang menangani wanita tersebut mengaku prihatin sekaligus kasihan.
Tak hanya itu, Fazariah beserta keluarga juga mengaku khawatir. Mereka bahkan menggelar pengajian untuk mendoakan Jahidah.
"Selama satu jam upacara berlangsung, kami menunggu dokter memanggil. Hati benar-benar khawatir. Bagaimana kondisi ibu dan bayinya," ungkapnya.
Hingga akhirnya dokter memberikan kabar bahwa kondisi Jahidah stabil. Bayi yang dilahirkan melalui operasi cesar pun dalam kondisi selamat.
Meski demikian, kondisi Jahidah dan bayi masih memerlukan pemantauan.
"Dokter menelepon dan memberi tahu bahwa operasi telah selesai. Bayi itu lahir sambil menangis. Alhamdulilah bayinya sehat," katanya.
Mengetahui kabar tersebut, Fazariah tak sabar untuk bisa menjenguk kondisi kakak dan keponakannya. Dia juga berharap sang kakak cepat sadar agar bisa menimang bayinya.
"Semoga kakak segera sadar dan bisa merasakan kenikmatan ibu. Bayinya kuat dan selalu bersama ibunya apapun yang terjadi," pungkasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang