Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Juru Parkir Sekolah di Denpasar Ditemukan Tewas Tergeletak

Senin, 13 Desember 2021, 20:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Juru Parkir Sekolah di Denpasar Ditemukan Tewas Tergeletak.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Warga kembali dikejutkan ditemukannya sosok jasad bernama Samsi Hermanto (63) di kamar kos di Jalan Banteng Baru Nomor 16, Yang Batu Kangin Desa Dangin Apiru, Kelod Denpasar Timur pada Minggu 12 Desember 2021. 

Sebelumnya kakek tersebut masih bekerja sebagai juru parkir. Penemuan jasad ini kali pertama ditemukan oleh temannya Sumardi, sekitar pukul 16.00 WITA. Saksi tetangga kos ini menerangkan, bahwa korban Samsi sempat mendatanginya di parkiran karena akan gantian kerja.

Saksi mengatakan korban sempat bekerja juru parkir di TK Santo Yoseph Denpasar, mulai sekitar pukul 10.00 WITA kemudian pulang untuk istirahat pukul 13.00 WITA. 

"Saksi pulang dan kemudian mengecek ke kamar kos korban dan mendapati korban sudah meninggal dunia," ujar sumber Senin 13 Desember 2021. 

Saksi melihat korban dalam posisi tidur miring di lantai depan dapur dengan kepala menghadap ke timur, kaki ke barat. Korban mengenakan  kaos oblong warna putih, dan celana panjang warna abu-abu. 

Penemuan mayat itu dilaporkan saksi ke warga sekitar dan dilanjutkan ke Polisi dan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Denpasar untuk penanganan lebih lanjut. 

Dari keterangan anak kandung korban Bambang Maryanto, 37, disebutkan sang ayah memang sedang sakit. Anaknya mengatakan korban memang dalam keadaan sakit dan rutin kontrol ke dokter jantung tiga Minggu sekali, tepatnya karena mengalami bocor jantung. 

"Korban sakit jantung," tandas sumber. 

Saksi lainnya tetangga kos bernama Cutini, 52 menerangkan bahwa korban Samsi sudah terlihat sakit sakitan. Seperti batuk, sesak dan sering tidur, semenjak pindah ke kos tersebut tiga Minggu sebelumnya. 

Hingga kini Polisi belum bisa menyimpulkan kematian korban apakah sakit atau ada penyebab lain. Untuk kepastian penyebab itu korban dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar. 

"Jenazah korban dibawa ke RSUP Sanglah dengan ambulance BPBD kota Denpasar dan dari pihak keluarga mengikhlaskan kematian korban karena memang sudah sakit," ucapnya. 

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi yang dikonfirmasi terpisah mengenai peristiwa ini mengaku belum memperoleh laporan atau data. 

"Masih saya tanyakan ya, nanti saya kabari," jawabnya singkat. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami