Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Kacang Serundeng Khas Negaroa Pelengkap Sajian Kuliner
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kacang serundeng merupakan salah satu sajian khas yang tak asing bagi masyarakat Bali.
Biasanya, kacang serundeng menjadi pelengkap lauk untuk nasi campur. Kacangnya berasal dari bahan kacang yang juga dikonsumsi untuk kudapan. Selain untuk makanan, kacang serundeng ini sering digunakan untuk bagian kelengkapan upacara.
Pengusaha muda Agung Brawisnu, menuturkan kacang serundeng khas Negaroa ini dikemas menarik agar diminati menjadi kudapan atau tambahan lauk makan.
“Bahan kacangnya juga impor, kualitasnya berbeda. Dengan racikan bumbu Bali dan khas dengan pedas manisnya,” terang salah satu produksi kacang serundeng khas Negaroa, Minggu (19/12/2021).
Usaha ini sudah dirintis oleh mertua Agung sejak 1992 lalu namun baru sebatas kacang serundeng untuk kebutuhan upacara. Saat ini, kacang serundeng Kebon, produksinya dikemas lebih modern dan diracik pedas manis khas Bali.
“Sekarang pemasarannya sampai ke luar negeri. Ke luar Bali juga banyak, Kacang Serundeng Kebon ini kita kemas lebih menarik dan untuk oleh-oleh khas Bali,” katanya.
Agung bersama mertuanya bisa memproduksi hingga 50 kilogram. Produksi bertambah dua kali lipat (satu kuintal) menjelang hari raya di Bali seperti Galungan Kuningan atau Nyepi.
“Kalau mendekati hari raya bisa dua kali lipat produksi. Biasanya kemasan bening yang diambil,” tandasnya.
Proses pembuatan kacang serundeng menurutnya tidak membutuhkan waktu lama. Prosesnya diawali dengan direndam, dibilas, kemudian ditiriskan.
Selanjutnya digoreng lalu dicampur dengan bumbu khas Jembrana. Nama Kebon sendiri diambil dari lokasi tempat usaha pembuatan kacang serundeng yakni di Lingkungan Kebon, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli