Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Gerindra Bali "Puputan" Menangkan Prabowo Presiden
BERITABALI.COM, BADUNG.
DPD Partai Gerindra provinsi Bali mendeklarasikan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilu Serentak 2024.
Hal ini disampaikan Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau De Gadjah pada Rapat Kerja Daerah ata Rakerda Gerindra provinsi Bali, Minggu, 9 Januari 2022 di Badung. Dikatakan lebih lanjut, DPD Gerindra Bali beserta segenap pengurus di setiap tingkatan mulai dari DPC, PAC, ranting, dan anak ranting siap total atau "Puputan" untuk memenangkan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI periode 2024-2029.
"Dari hasil Rakerda Gerindra Bali Minggu, 9 Januari 2022 DPD Gerindra Bali memohon kesediaan Prabowo Subianto untuk dicalonkan sebagai Presiden pada Pemilu 2024," tegas De Gadjah yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar itu.
Selain mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai Capres 2024, dalam Rakerda ini, ia juga menekankan kader berjuang untuk membuat program yang pro rakyat dan mengawal kebijakan Pemerintah Daerah yang mengutamakan kepentingan masyarakat.
"Menjadi Contoh yang baik, berjuang untuk aspirasi yang disuarakan masyarakat dan terpenting mencegah perpecahan yang merusak persatuan bangsa dan negara," imbuhnya dalam kata sambutan membuka Rakerda.
Ia menganalogikan kerja partai sebagai sebuah orkestra simfoni yang menghasilkan musik yang indah dengan syarat harus ada kerja sama yang kompak oleh seluruh komponen orkestra. Hal ini berbeda jika yang memainkan hanya hanya 1 alat instrumen musik.
Dalam Rakerda ini, ia berharap menghasilkan keputusan yang sejalan dengan partai Gerindra dan tentunya memiliki manfaat untuk anggota dan berguna untuk kepentingan masyarakat.
Politik: Profesi Paruh Waktu
Di satu sisi, untuk para kader, Muliawan Arya menggagas politik adalah profesi paruh waktu. Sementara banyak orang awam cenderung menghindari dan apatis soal politik.
Ia menjelaskan kenapa politik begitu penting karena untuk menjaga hak-hak warga negara. Selain itu, juga untuk menjaga apa yang baik dan berguna untuk masyarakat itu sendiri dan bisa diwariskan kepada generasi bangsa.
Ia menegaskan politik bukan arena adu jotos atau berlomba-lomba tentang siapa yang menang, tapi berlomba untuk memberikan energi-energi positif, potensi-potensi terbaik bagi daerah dan bangsa. Maka itu, ia menekankan politik tidak hanya milik elit politik.
"Karena sebagian besar tidak lepas dari politik padahal politik yang menentukan semua," ujarnya.
Kendati Gerindra Bali belum menentukan koalisi dengan partai lain, ia membuka kerja sama dan bergandengan tangan untuk mewujudkan masa depan Bali yang gemilang. Karena, menurutnya, dengan bekerja sama hal-hal besar bisa dicapai bersama. Contohnya seperti perjuangan seluruh rakyat untuk melawan penjajah Belanda dan Jepang.
"Jangan sampai hajatan poltitik kita bermusuhan karena kita sudah mengalami 2014 dan 2019. Demokrasi kita bikin happy duduk bareng, bergandengan tangan, bekerja sama hilangkan hal yang merugikan kita. Karena sejarah membuktikan kita pernah menjadi bangsa yang besar bersama-sama bergandengan tangan berjuang mengalahkan penjajah Belanda dan Jepang," tandasnya.
Maka itu, ajaknya untuk menanggalkan ego sektoral untuk mewujudkan hal besar indonesia adil dan makmur.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 608 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 491 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan