Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
DLH Bangli Bersihkan Drainase, Antisipasi Genangan Musim Hujan
BERITABALI.COM, BANGLI.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli mengintensifkan pembersihan saluran air untuk mengantisipasi genangan hingga banjir memasuki musim hujan. Melalui program Kali Bersih atau Pro Kasih, petugas rutin membersihkan drainase, terutama di kawasan perkotaan yang rawan genangan.
Peralihan musim dari kemarau ke musim hujan membuat DLH Bangli mengubah fokus kegiatan di lapangan. Jika sebelumnya petugas disibukkan dengan penyiraman taman, kini pencegahan genangan dan banjir menjadi prioritas.
Pembersihan Drainase Dilakukan Setiap Dua Hari
Melalui Pro Kasih, petugas diterjunkan setiap dua hari sekali untuk membersihkan saluran air. Pembersihan terutama menyasar sampah berukuran besar yang berpotensi menyumbat aliran drainase.
Sejumlah titik yang menjadi perhatian di antaranya kawasan Catus Pata Alun-Alun Kota Bangli, Jalan Nusantara, hingga kawasan Bebalang.
Kepala DLH Bangli, Putu Ganda Wijaya, menyebut sejumlah titik rawan tersebut telah diantisipasi melalui pembersihan rutin. Upaya itu juga didukung perbaikan gorong-gorong di Jalan Nusantara.
Baca juga:
Sampah ke TPA Suwung Turun 70 Persen, Denpasar dan Badung Didorong Kejar Adipura Tahun Depan
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan karena sampah yang menyumbat saluran air dapat meningkatkan risiko genangan saat hujan deras," ungkapnya, Rabu (04/11/2026).
Ia menegaskan, upaya pencegahan banjir membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pembersihan drainase perlu diikuti kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 457 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan