Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
Kekurangan Kamar, Bali Bersiap Tampung Penonton MotoGP
BERITABALI.COM, NTB.
Pemerintah mengizinkan MotoGP ditonton 65 ribu orang. Namun ketersediaan kamar di Lombok hanya sekitar 16 ribu kamar. Sehingga skenario untuk pemenuhan kebutuhan kamar, salah satunya memanfaatkan penginapan atau hotel yang ada di Bali
.NTB kekurangan kamar untuk menampung penonton MotoGP Mandalika. Hunian di Lombok jelang MotoGP naik dengan pesat. Bahkan kamar-kamar hotel telah penuh dipesan.
Komandan Lapangan Persiapan MotoGP, Jenderal (Purn) Hadi Tjahjanto menjelaskan beberapa skenario dilakukan, dimulai dari memanfaatkan homestay milik warga lingkar Mandalika, penginapan atau hotel di Bali, namun itu belum memenuhi kebutuhan penonton.
Total hanya tersedia 42 ribu kamar, yang artinya kekurangan 20 ribu kamar lagi. Opsi mendatangkan kapal pesiar dari Singapura juga diutarakan.
“Saat ini sudah ada dua kapal cruise (pesiar) dari Singapura yang siap datang ke Lombok,” kata Hadi.
Namun itu hanya memiliki daya tampung 2 ribu kamar. Artinya masih banyak kebutuhan kamar yang diperlukan. Apalagi kapal yang datang tidak dalam kondisi kosong, karena mengangkut penumpang yang akan nonton MotoGP.
Solusi lainnya yang saat ini dipersiapkan adalah dengan menghadirkan penginapan ala camping. Saat ini akan dipersiapkan area camping ground di Lombok.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3676 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1350 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1229 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1075 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1027 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun