Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Pantai Tanjung Benoa Bekas Desa Nelayan Jadi Watersport Arena
BERITABALI.COM, BADUNG.
Salah satu destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi di Bali adalah Pantai Tanjung Benoa. Pantai ini memiliki pemandangan yang tak kalah indah ditambah berbagai kegiatan Wisata yang bisa dilakukan disini.
Pantai yang berada di kawasan Nusa Dua ini sebelum berkembang menjadi kawasan wisata pantai seperti sekarang, dulunya adalah sebuah desa nelayan. Karena desa nelayan maka sebagian besar penduduk di sekitar pantai Tanjung Benoa Bali, memiliki mata pencaharian sebagai nelayan.
Dengan berkembangnya Tanjung Benoa menjadi kawasan pariwisata Bali, membuat sebagian besar mata pencaharian penduduk lokal berubah. Baik sebagai pegawai hotel atau membuat usaha wisata bahari atau yang lebih terkenal dengan nama watersport Tanjung Benoa Bali.
Saat ini hampir semua area pinggir pantai Tanjung Benoa berubah menjadi kawasan hotel atau lokasi aktivitas wisata bahari. Aktivitas bahari yang bisa dilakuakn di kawasan ini antara lain ada jet ski, Banana boat, Flying Fish, Snorkeling dan masih banyak lagi.
Lokasi pantai Tanjung Benoa ada di kawasan tempat wisata Bali selatan, berdekatan dengan kawasan wisata Nusa Dua Bali. Alamatnya adalah Kelurahan Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Jika anda berangkat dari Bandara Internasional Ngurah Rai, maka waktu tempuh yang anda perlukan, kurang lebih 30 menit untuk mencapai lokasi.
Apabila anda berangkat dari kawasan pariwisata Kuta Bali, maka akan menempuh waktu perjalanan kurang lebih 40 menit. Jarak tempuh dari pantai Kuta Bali menuju tempat wisata Tanjung Benoa sekitar 16 kilometer.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 711 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 552 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan