Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Nol Kilometer Denpasar, Pusat Kota yang Ramai Anak Muda
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pulau Bali memiliki titik nol yang berada di pusat Ibu Kota Denpasar. Tepatnya di depan patung Puputan Badung, Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Kota Denpasar.
Titik nol Km ini sudah ditetapkan pada zaman Belanda. Tempat ini pernah direvitalisasi oleh Walikota Denpasar @rai_mantra dengan melakukan penataan dan mempercantik serta mempertegas tulisan titik nol Km tersebut dengan lingkaran berbahan tembaga yang bertuliskan Km 0.
Penataan ini tepat ditengah-tengah sisi utara kawasan Patung Puputan Badung dan peresmiannya dilakukan tgl 8 Agustus 2015 yg lalu.
Sebagai titik nol kilometer Bali, di tempat ini pula sering diadakan berbagai kegiatan. Misalnya, sebagai pusat berkumpulnya ogoh-ogoh saat pengerupukan di Denpasar, lokasi pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) dan event tahunan Denpasar Festival.
Di hari biasa tempat ini juga umum dikunjungi sebagai tempat nongkrong anak muda atau juga tempat untuk mengambil foto disekitar lapangan puputan.
Di sekitar nol kilometer ini pula terdapat beberapa tempat penting seperti pura terbesar di Denpasar yaitu Pura Jagatnatha, markas Kodam IX/Udayana, kantor Wali Kota Denpasar, rumah jabatan Gubernur Bali serta Museum Bali di sisi timur lapangan puputan. (denpasartourism.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4114 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1409 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun