Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Nol Kilometer Denpasar, Pusat Kota yang Ramai Anak Muda
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pulau Bali memiliki titik nol yang berada di pusat Ibu Kota Denpasar. Tepatnya di depan patung Puputan Badung, Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Kota Denpasar.
Titik nol Km ini sudah ditetapkan pada zaman Belanda. Tempat ini pernah direvitalisasi oleh Walikota Denpasar @rai_mantra dengan melakukan penataan dan mempercantik serta mempertegas tulisan titik nol Km tersebut dengan lingkaran berbahan tembaga yang bertuliskan Km 0.
Penataan ini tepat ditengah-tengah sisi utara kawasan Patung Puputan Badung dan peresmiannya dilakukan tgl 8 Agustus 2015 yg lalu.
Sebagai titik nol kilometer Bali, di tempat ini pula sering diadakan berbagai kegiatan. Misalnya, sebagai pusat berkumpulnya ogoh-ogoh saat pengerupukan di Denpasar, lokasi pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) dan event tahunan Denpasar Festival.
Di hari biasa tempat ini juga umum dikunjungi sebagai tempat nongkrong anak muda atau juga tempat untuk mengambil foto disekitar lapangan puputan.
Di sekitar nol kilometer ini pula terdapat beberapa tempat penting seperti pura terbesar di Denpasar yaitu Pura Jagatnatha, markas Kodam IX/Udayana, kantor Wali Kota Denpasar, rumah jabatan Gubernur Bali serta Museum Bali di sisi timur lapangan puputan. (denpasartourism.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8204 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5694 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3558 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2405 Kali
ABOUT BALI
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben