Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 19 Oktober 2026
Kasus Covid-19 di Jembrana Membludak, Isoter di Baluk Penuh
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sejak sebulan terkahir, kasus covid-19 di Jembrana mulai terjadi peningkatan yang cukup tinggi. Saking membludaknya jumlah warga yang terpapar membuat tempat isolasi terpusat di hotel Hapel Desa Baluk menjadi penuh.
Baca juga:
MUI Akan Bahas Fatwa Ganja Untuk Medis
Terkait dengan hal tersebut, Satgas Covid-19 Kabupaten Jembrana menggelar rapat menindaklanjuti perkembangan kasus covid-19 di Hotel Jimbarwana Minggu (30/01/2022).
Dalam rapat tersebut dibutuhkan penyesuaian terhadap pelaksanaan pencegahan dan pengendalian Covid-19 serta langkah-langkah yang harus dilaksanakan.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti peningkatan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana.
“Mengenai tempat Isoter yang ada di Kabupaten Jembrana, hotel/penginapan tidak bersedia untuk menampung pasien Covid-19, namun dari Kasat Pol PP dan Kalaksa BPBD akan berusaha untuk mencari tempat atau hotel yang siap untuk menampung pasien Covid-19,” jelasnya.
Sementara Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan adanya beberapa tempat yang mungkin bisa digunakan sebagai tempat Isoter bagi yang terpapar, namun tempat itu tidak ada tempat tidur atau bed.
"Dari pihak Polres Jembrana akan siap membantu bed (tempat tidur) dan kami sudah berkoordinasi dengan Polda Bali, khususnya Karumkit sanggup membantu penyediaan bed untuk tempat Isoter," kata Kapolres.
Kapolres meminta kepada pemerintah daerah/Kabupaten Jembrana didalam pemasangan bed tolong dilibatkan tenaga kesehatan Pemkab Jembrana untuk merancang/pemasangan bed yang akan digunakan untuk pasien yang terpapar Covid-19.
Sementara Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna juga menyampaikan dengan prediksi dari pemerintah dan pakar-pakar bahwa akan ada lonjakan kasus Covid-19, mohon untuk lebih selektif lagi dalam memberi izin kegiatan dikaitkan dengan SOP dan aturan yang ada.
"Kita tidak mau nanti Jembrana yang sudah ada di level 2 akan turun menjadi level 3 dan 4 karena itu akan semakin memberatkan masyarakat karena aturan yang diberlakukan pun pasti sangat berbeda," jelasnya.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba memerintahkan Kalaksa BPBD Jembrana agar segera cepat berkoordinasi dengan Polda/Polres Jembrana terkait dengan pengambilan bed/tempat tidur bagi pasien yang terpapar Covid-19.
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4488 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2111 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2027 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1645 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1490 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan