Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 19 Oktober 2026
Hidung Tersumbat Bisa Jadi Gejala Penyakit Kronis Ini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kebanyakan orang mengira hidung tersumbat pertanda pilek atau terinfeksi virus corona Covid-19. Para ahli pun memperingatkan bahwa hidung tersumbat bisa menjadi tanda suatu kondisi serius.
Hidung tersumbat bisa menjadi tanda kanker hidung, yang dikenal sebagai kanker nasofaring (NPC). Kanker ini memengaruhi nasofaring, bagian atas faring atau tenggorokan yang letaknya di belakang hidung.
Kebanyakan orang dengan kanker hidung tidak akan mengenali gejalanya sampai pada tahap lanjut. Berbeda dengan sinus, kanker hidung atau nasofaring ini merupakan kanker langka yang mempengaruhi ruang di belakang hidung dan sinus, yakni rongga kecil berisi udara di dalam hidung, tulang pipi, dan dahi.
Para ahli mengatakan bahwa kanker nasofaring ini bisa terasa seperti hidung tersumbat. Hidung tersumbat akibat kanker ini bisa dideteksi ketika Anda meniup hidung Anda dengan tisu, tetapi perasaan tersumbat itu tidak mereda.
Jika Anda sudah mengalami hidung tersumbat selama beberapa bulan, para ahli mengatakan bahwa ini bisa menjadi tanda utama kanker nasofaring. Ahli Otorhinolaryngologist dan THT (telinga hidung dan tenggorokan), Dr. Lim Keng Hua, menjelaskan bahwa kanker nasofaring biasanya muncul dari fossa Rosenmuller, yang terletak di sisi nasofaring.
Ada pula tanda-tanda lain dari kanker hidung yang bisa disalahartikan sebagai infeksi. Pasien dengan kanker hidung mungkin juga menderita benjolan yang tidak nyeri di sisi leher, serta gejala lain seperti telinga tersumbat.
Gejala umum lainnya termasuk darah dalam air liur atau dahak, mimisan atau sering sakit kepala dan sakit telinga. Pasien juga mungkin mengalami perubahan pendengaran atau penglihatan ganda.
Penyebab Kanker Hidung
Dr. Keng Hua mengatakan ada faktor genetik tertentu yang dapat membuat Anda lebih rentan terhadap kanker hidung. Ia mengatakan bahwa pria dua hingga tiga kali lebih mungkin mengembangkan kanker hidung dibandingkan wanita.
Sebab dilansir dari The Sun, wanita memiliki tingkat estrogen yang lebih tinggi. Selain itu, pria juga lebih banyak yang memiliki kebiasaan merokok.
Jika Anda memiliki riwayat keluarga menderita kanker hidung, Anda juga berisiko mengidap penyakit yang sama.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4488 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2112 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2029 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1645 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1490 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan