Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 7 September 2026
Cara Menyimpan Buah Agar Tetap Segar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Selama pandemi, buah jadi makanan yang banyak dicari karena bisa menambah asupan gizi bagi tubuh. Tapi, buah yang sudah dibeli seringkali tidak sesegar saat baru memilihnya di Supermaket atau toko buah.
Tahukah kamu, menyimpan buah ada caranya. Tidak sembarangan karena beberapa buah harus disimpan dengan cara tertentu. Menyadur dari Unlockfood, berikut Suara.com rangkum cara menyimpan buah-buahan agar tetap segar dan tahan lama.
1. Simpan di kulkas
Beberapa buah termasuk apel, buah jenis berry, dan anggur akan bertahan lama apabila disimpan dengan wadah aslinya di kulkas. Tapi, sebaiknya simpan apel terpisah dari buah lainnya karena senyawa yang terkandung di apel bisa membuat buah lainnya cepat masak.
Buah jenis berry, anggur, dan cherry baiknya disimpan di dalam plastik yang diberi lubang kecil agar tidak terlalu lembap.
2. Matangkan Dahulu
Beberapa buah ini lebih baik diletakkan di suhu ruang sampai matang sebelum disimpan di kulkas. Di antaranya, aprikot, alpukat, jambu, kiwi, mangga, melon, pepaya, pisang, dan peach. Setelah matang, baru simpan di dalam kulkas.
3. Bekukan Kalau Tidak Bisa Langsung Dimakan
Buah beku bisa tetap dinikmati dalam waktu lebih dari satu tahun. Dengan catatan, disimpan di wadah tertutup. Buah beku bisa dinikmati sebagai bahan untuk membuat smoothies, tambahan sereal, isian kue, atau taburan pancakes. Sebelum membekukan, pastikan cuci bersih dan keringkan buah terlebih dahulu.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3180 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 646 Kali
Kebakaran Gudang Rongsokan Sunset Road Diduga Dipicu Gas
Dibaca: 563 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman