Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Monyet Putih di Pura Selonding Terluka, Begini Kondisinya Terkini
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seekor monyet putih di Pura Selonding, Pecatu, Badung yang dikabarkan terluka saat ini kondisinya membaik setelah ditangani dokter hewan.
Sebelumnya, Dekan Fakultas Kedokteran hewan Universitas Udayana Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha Msi yang sedang melakukan kegiatan sosial memberi makan kawanan kera di Pura Gunung Payung Kutuh dan Pura Selonding Pecatu menemukan moyet tersebut dalam keadaan terluka.
Saat ini, dokter yang langsung menangani monyet putih itu menyampaikan kondisinya saat ini telah berangsur-angsur membaik. Hal ini terlihat mulai ada nafsu makan serta luka menganga di sebagian tubuhnya tersebut kondisinya telah mengering atau membaik.
Monyet tersebut, kata dia, saat ini masih dalam kandang di wantilan Pura Selonding. Selain agar tetap mendapat pengawasan, hal itu juga agar monyet tersebut juga dapat mengawasi kelompoknya.
"Makan telah bagus luka sudah kering dan sudah tidak terbuka lagi. Saat ini telah masuk hari ketiga diperkirakan 7 hari kedepan sudah dapat dilepas kembali kehabitanya," ujarnya, Rabu (9/2) di Denpasar.
Kondisi terkini monyet itu masih dalam pemantauan tim agar setelah mencapai kondisi yang sehat baru monyet tersebut akan dilepas ke habitatnya kembali.
"Karena namanya monyet terkadang bisa saja bekas lukanya tersebut ditarik, terutama bekas jaritan di tubuhnya sehingga membuat jaritanya kembali lepas. Makanya, pengawasan tersebut tetap dilakukan," jelas dokter yang juga tergabung dalam Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Bali ini.
Dirinya memperkirakan jika melihat perkembangan lukanya, biasanya 10 hari kedepan akan pulih. "Ya, 7 hari kedepan diperkirakan sudah dapat dilepas ke habitanya," katanya.
Ia menjelaskan jika dilihat dari penyebab lukanya kemungkinan karena luka digigit bukan karena cakaran. Karena dilihat dari robeknya sampai ke daging dengan posisi luka robek mulai dari kaki depan kanan juga kaki blakang kanan.
"Digigit pastinya, karena dlihat dari kondisi robeknya dengan posisi ada di bagian kanan kaki depan, luka robek di kaki belakang kanan, betis, bahu, sela jari tangan dan kakinya," paparnya.
Menurut Dokter hewan yang melakukan proses operasi tersebut, kemungkinan monyet tersebut terlibat perkelahian memperebutkan kekuasaan wilayah. Monyet putih itu diperkirakan memenangkan perkelahian.
Hal tersebut dapat dilihat dari posisi monyet putih sampai saat ini masih berada dalam lingkungan wilayah monyet lainnya. Karena jika kalah, menurutnya dalam suatu perkelahian antara penguasa wilayah biasanya monyet yang kalan tersebut akan keluar atau menyendiri dari lingkungan atau kelompoknya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3789 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1448 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1447 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1394 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1300 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun