Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Sepanjang Pandemi, Perempuan Pilih Skincare yang Bikin Glowing
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Waktu senggang yang dimiliki masyarakat karena pembatasan aktivitas sepanjang pandemi Covid-19 membuat produk-produk perawatan kulit (skincare) menjadi sangat diminati.
“Tadinya, kosmetik jenis dekoratif cukup baik penjualannya, kemudian drop 35%, berubah menuju kategori skincare karena WFH (work from home), sehingga ada waktu senggang untuk merawat diri. Pandemi merupakan era skincare," ujar CEO Martha Tilaar Group, dalam Industry Outlook #IIO2022, Jakarta, Rabu (9/1/2022).
Berdasarkan hasil survei Inventure-Alvara, sebanyak 39,6% responden lebih mengutamakan efek glowing saat menggunakan skincare, yang disusul dengan efek whitening sebanyak 21,7%.
Terkait efek glowing, ketika menggunakan skincare adalah karena adanya pergeseran standar. Hal ini terkait dengan kebiasaan mengikuti drama kekinian, yang banyak digemari kaum perempuan dan milenial.
“Kalau dulu, anti-aging dan whitening digemari. Sekarang pengaruh K-drama dan K-kosmetik membuatnya bergeser ke glowing,” tambah Killa.
Terkait dengan pembelian produk kecantikan, sebanyak 49,1% responden lebih menyukai membeli produk kecantikan di official store, yang kemudian disusul pembelian secara langsung di toko offline sebesar 37%.
“Dulu perlu ada physical store dimana-mana dan harus ada tester, tapi kini, dengan terbukanya informasi online dimana-mana, maka review menjadi sangat penting untuk konsumen dalam membeli produk baru atau repeat. Akibatnya, reason to believe menjadi tinggi sekali,” ujar CEO Martha Tilaar Group.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3789 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1448 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1447 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1394 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1300 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun