Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 24 Oktober 2026
Pengarakan Ogoh-ogoh Dilarang, Ketua Yowana Minta Dikaji Ulang
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pasikian Yowana Gianyar meminta pawai ogoh-ogoh tetap bisa dilakukan. Ada sejumlah alasan diutarakan oleh Ketua Paskian Yowana Gianyar, Pande Made Widia. Yakni belum ada surat tertulis yang melarang. Dan dia membandingkan dengan keramaian di pasar.
“Terkait statement beberapa berita yang viral tentang pelarangan arak-arakan ogoh-ogoh dari Gubernur Bali, MDA Gianyar belum menerima surat resmi dari provinsi, jadi SE yang pertama masih berjalan, dimana pengarakan ogoh-ogoh berjalan sesuai aturan dan prokes,” ujarnya, Kamis (10/2).
Pande menilai, pemuda di Gianyar sebagian besar sudah ikut vaksin. “Prokes sudah kami jalankan. Kalau dilihat dari pengusung ogoh-ogoh tidak akan lebih dari 50 orang. Prokes ketat sangat bisa diterapkan apa lagi di lingkungan banjar,” ujarnya.
Dia juga membandingkan kerumunan di pasar umum. “Kalau berbicara kerumunan, pasar juga berkerumun. Di mall pun ada berbagai macam orang dari berbagai daerah. Masak orang-orang dilingkungan banjar tidak boleh, yang dikenal bahkan bisa terhitung,” jelasnya.
Untuk itu dirinya berharap, pawai ogoh-ogoh bisa dilakukan. “Besar harapan kami agar pelarangan ini dikaji ulang mumpung belum surat resmi keluar,” harapnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5227 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4559 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2441 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2160 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2152 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan