Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 23 Juli 2026
Anak Gampang Sakit Bisa Jadi Tanda Sistem Imun Lemah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Orangtua perlu waspada apabila anak gampang sakit. Bisa jadi itu menjadi tanda kalau sistem imun anak kurang kuat.
Dokter Spesialis Anak Konsultan Alergi Imunologi RS Hermina Pasteur DR. dr. Reni Ghrahani Dewi Majangsari, Sp.A(K), M.Kes., mengingatkan anak dengan sistem imun lemah rentan sakit, termasuk tertular infeksi Covid-19.
"Untuk anak-anak yang mudah sakit, perlu dipertimbangkan tanda bahaya. Misalnya sering sekali diopname untuk penyakit saluran pernapasan, berat badan sulit meningkat, kemudian sering sekali kunjungan ke dokter," kata dokter Reni dalam diskusi daring, Sabtu (12/2/2022).
Kondisi seperti itu perlu dipertimbangkan orangtua untuk berkonsultasi dengan dokter terhadap kondisi anak. Selain itu, apabila ada anak memiliki penyakit bawaan secara genetik, juga harus didiskusikan dengan dokter.
"Karena itu artinya perlu penanganan. Di samping itu perlu ditingkatkan sistem imun, sudah tentu diperlukan lingkungan dan zat gizi yang cukup juga makanan yang seimbang," tuturnya.
Pemberian suplemen dan vitamin tambahan bisa saja diberikan kepada anak dengan sistem imun lemah. Tetapi, menurut dokter Reni, asupan makanan bergizi seimbang saja sebenarnya cukup. Asalkan segala komponen yang diperlukan, baik protein, zat vitamin, dan berbagai mineral tercukupi.
Anak dapat diberikan suplemen apabila dalam kondisi tersebut, seperti mengidap autoimun atau berdasarkan anjuran dokter.
"Suplemen hanya diperlukan dalam keadaan tertentu. Jadi sebetulnya tidak perlu setiap hari. Kecuali memang kalau sudah ada kekurangan nutrisi tertentu dengan hasil cek laboratorium. Memang ada beberapa penyakit tertentu yang perlu didukung dengan suplemen, vitamin khusus, tapi juga harus berdasarkan petunjuk dokter," paparnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3790 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1459 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1451 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1397 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1303 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun