Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 23 Juli 2026
Kakek Ini Sembunyi di Kuburan akibat Takut Jarum Suntik saat Hendak Divaksin
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang kakek di Kelurahan Jatirangga, kota Bekasi kabur dan mengumpat di wilayah pemakaman. Hal tersebut dilakukan pria paruh baya ini ketika hendak divaksin oleh petugas empat pilar dalam pelaksanaan vaksin door to door.
Kejadian lucu tersebut terekam dan diunggah di media sosial. Unggahan @infobekasi.coo memperlihatkan perekam dan petugas lainnya sedang menghampiri kakek tersebut. Tampak kakek tersebut bersembunyi di sekitar makam serta di balik pagar bambu.
"Ini lagi nyamperin orang yang mau divaksin, ngumpet di makam," ujar perekam video seperti yang didengar MNC Portal Indonesia, Minggu (13/2/2022).
Ketika berhadapan dengan sang kakek, petugas pun membujuk kakek tersebut untuk ikut dengan petugas mengikuti vaksinasi. Sambil tertawa, kakek tersebut pun akhirnya luluh dan ikut dengan petugas untuk melaksanakan vaksinasi.
Dikonfirmasi, Lurah Jatirangga, Ahmad Apandi membenarkan kejadian tersebut. Apandi mengatakan saat itu jajarannya memang sedang melaksanakan vaksinasi door to door. Adapun, kejadian bermula ketika petugas vaksinasi sedang menyuntikan vaksin terhadap tetangganya.
"Ketika kami di rumah samping (sebelah), mungkin beliau (kakek) melihat. Kemudian lari ke belakang, padahal keluarganya sudah menganjurkan untuk suntik vaksin," kata Ahmad Apandi, Minggu (13/2/2022).
Apandi menjelaskan, bahwa petugas kemudian melakukan ajakan secara persuasif, ajakan ini juga diamini oleh keluarga sang kakek. Dia pun memastikan bahwa sang kakek bukan takut divaksin, melainkan takut terhadap jarum suntik.
"Setelah pendekatan persuasif, keluarganya juga mendukung, akhirnya (kakek) bersedia. Yang bersangkutan mau disuntik vaksin dosis pertama, beliau bukan takut vaksin, tetapi takut jarum suntik," ujar Apandi.
Sementara, dalam kolom komentar beberapa warganet justru mengira sang kakek berada dalam paksaan saat hendak disuntik vaksinasi. Ahmad Apandi pun melalui akun instagramnya langsung membantah adanya unsur paksaan.
"Setelah disampaikan secara baik-baik, akhirnya yang bersangkutan bersedia di vaksin. Tidak ada unsur paksaan, keluarga dan cucunya juga ikut mendampingi," katanya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3794 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1465 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1454 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1402 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1306 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun