Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 24 Oktober 2026
Kakek Ini Sembunyi di Kuburan akibat Takut Jarum Suntik saat Hendak Divaksin
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang kakek di Kelurahan Jatirangga, kota Bekasi kabur dan mengumpat di wilayah pemakaman. Hal tersebut dilakukan pria paruh baya ini ketika hendak divaksin oleh petugas empat pilar dalam pelaksanaan vaksin door to door.
Kejadian lucu tersebut terekam dan diunggah di media sosial. Unggahan @infobekasi.coo memperlihatkan perekam dan petugas lainnya sedang menghampiri kakek tersebut. Tampak kakek tersebut bersembunyi di sekitar makam serta di balik pagar bambu.
"Ini lagi nyamperin orang yang mau divaksin, ngumpet di makam," ujar perekam video seperti yang didengar MNC Portal Indonesia, Minggu (13/2/2022).
Ketika berhadapan dengan sang kakek, petugas pun membujuk kakek tersebut untuk ikut dengan petugas mengikuti vaksinasi. Sambil tertawa, kakek tersebut pun akhirnya luluh dan ikut dengan petugas untuk melaksanakan vaksinasi.
Dikonfirmasi, Lurah Jatirangga, Ahmad Apandi membenarkan kejadian tersebut. Apandi mengatakan saat itu jajarannya memang sedang melaksanakan vaksinasi door to door. Adapun, kejadian bermula ketika petugas vaksinasi sedang menyuntikan vaksin terhadap tetangganya.
"Ketika kami di rumah samping (sebelah), mungkin beliau (kakek) melihat. Kemudian lari ke belakang, padahal keluarganya sudah menganjurkan untuk suntik vaksin," kata Ahmad Apandi, Minggu (13/2/2022).
Apandi menjelaskan, bahwa petugas kemudian melakukan ajakan secara persuasif, ajakan ini juga diamini oleh keluarga sang kakek. Dia pun memastikan bahwa sang kakek bukan takut divaksin, melainkan takut terhadap jarum suntik.
"Setelah pendekatan persuasif, keluarganya juga mendukung, akhirnya (kakek) bersedia. Yang bersangkutan mau disuntik vaksin dosis pertama, beliau bukan takut vaksin, tetapi takut jarum suntik," ujar Apandi.
Sementara, dalam kolom komentar beberapa warganet justru mengira sang kakek berada dalam paksaan saat hendak disuntik vaksinasi. Ahmad Apandi pun melalui akun instagramnya langsung membantah adanya unsur paksaan.
"Setelah disampaikan secara baik-baik, akhirnya yang bersangkutan bersedia di vaksin. Tidak ada unsur paksaan, keluarga dan cucunya juga ikut mendampingi," katanya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5577 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4574 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2498 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2169 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2168 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan