Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 23 Juli 2026
Bayi Usia 4 Bulan Positif Covid-19 di Karangasem
RSUD Karangasem Rawat 37 Pasien Positif Covid-19
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bayi berusia 4 bulan terpapar virus Covid-19 dan saat ini tengah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Kabupaten Karangasem.
Bayi tersebut merupakan satu dari 37 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang sedang dirawat di RSUD Karangasem per hari ini, Senin (14/02/2022).
PLT Direktur RSUD Karangasem, dr. I Gede Yuliasena, MM mengungkapkan, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Karangasem saat ini kebanyakan pasien bergejala dengan komorbid atau penyakit penyerta dan insiden.
"Untuk kondisi pasien terkonfirmasi positif yang saat ini dirawat di RSUD Karangasem mulai yang bergejala ringan dengan insiden seperti kecelakaan, gejala sedang hingga gejala berat dengan komorbid, total jumlah pasien positif Covid-19 berjumlah 37 orang ditambah 6 orang pasien suspek yang masih menunggu hasil swab," ujarnya.
Sementara itu, di RSUD Karangasem sendiri ada tiga gedung yang dijadikan sebagai ruang khsusus perawatan pasien covid-19 dengan kapasitas sebanyak 102 tempat tidur.
Dari jumlah kapasitas tempat tidur yang dimiliki tersebut, saat ini 46,16 persen diantaranya telah terisi pasien terkonfirmasi Positif Covid-19.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3795 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1465 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1454 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1402 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1306 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun