Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 23 Juli 2026
Heboh, Fenomena Pindahin Rumah Terjadi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Fenomena pindah rumah mungkin sudah biasa terjadi di kalangan masyarakat. Namun, bagaimana jika pindahin rumah itu sendiri? Hal itu tentu jarang terjadi.
Seperti video yang diunggah oleh akun @info_kukar tersebut. Dari video beberapa detik itu, nampak sebuah rumah mengapung di atas air yang diduga ialah sungai.
Hal itulah yang disebut admin akun tersebut 'pindahin rumah'. Ia menyebut di keterangan tulisnya bahwa hal itu cuma terjadi di Kalimantan saja.
"Pindah Rumah Pindahin Rumah Hanya di kalimantan ada rumah bisa dipindah kemana saja Video @defri_alfaidil," jelasnya, dikutip Senin (14/2/2022).
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan tersebut langsung ramai memberikan komentar. Banyak dari mereka yang terkagum-kagum dengan fenomena pindahin rumah itu.
"Penasaran ak leh dgn alamat di ktpnya," katanya.
"Ingat dulu, mendian disungai ada kapal rumah lalu," jelasnya.
"Gimana keluarganya mau mampir ya," tambahnya.
"Otw samudra," lugasnya.
"Berlayar sampai samudra atlantik," timpalnya.
"Cuma di Kalimantan ada rumah besar sampai rumah halus bejalan di Aer.," lanjutnya.
"Pas besok paginya bangun tidur bingung sudah sampai mana..," tandasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3795 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1465 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1454 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1402 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1306 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun