Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 23 Juli 2026
Sekaa Teruna Desa Adat Keliki Dapat Insentif Ogoh-ogoh
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Desa adat Keliki, Kecamatan Tegallalang tidak menyelenggarakan pengarakan ogoh-ogoh. Bagi pemuda yang terlanjur membuat ogoh-ogoh, diberikan dana pengganti berupa insentif. Jumlahnya dari Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta.
Bendahara Desa Adat Keliki, I Made Ariasa menyatakan insentif bagi Sekaa Teruna Teruni diberikan karena pemuda sudah terlanjur membuat ogoh-ogoh, namun tidak bisa diarak saat pengerupukan nanti.
“Bagi yang ogoh-ogohnya selesai 50 persen diberikan pengganti Rp 2 juta. Dan bagi yang baru jadi rangkanya saja diberikan Rp 1,5 juta,” ujarnya.
Adapun Sekaa Teruna yang mendapatkan insentif Rp 1,5 juta sebanyak 3 Banjar. Yakni Banjar Triwangsa, Banjar Pacung, dan Banjar Salak. Sedangkan yang mendapatkan insentif Rp 2 juta, adalah Banjar Keliki karena ogoh-ogohnya sudah selesai 50 persen.
Pemberian insentif dilakukan menggunakan dana desa. Alasan pemberian dana meski batal diarak karena sejumlah pemuda sudah merogoh kas maupun dana pribadi.
“Dana yang digunakan, ada dari kas sekaa teruna dan pribadi. Maka dari prajuru sepakat mengganti dengan insentif,” tukasnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3795 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1465 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1454 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1402 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1306 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun