Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 23 Juli 2026
Keluhan Puan Maharani, Loyalis Ganjar Beri Jawaban Menohok
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ganjar Pranowo (GP) Mania menanggapi sindiran yang disampaikan Ketua DPR RI, Puan Maharani, terhadap adanya kepala daerah yang tak menyambut dirinya saat berkunjung ke daerah. Relawan GP Mania, Immanuel Ebenezer, menilai tugas kepala daerah bukanlah menyambut pejabat.
"Tugas gubernur itu bukan untuk menyambut pejabat, tapi menyambut apa yang sudah ia kerjakan, dia menyambut persoalan rakyat, menyambut persoalan ini, bukan menyambut pejabat yang dari pusat," kata Immanuel.
Menurutnya pernyataan yang disampaikan Puan menunjukan logika seorang birokrat yang cenderung feodal. Padahal Presiden Joko Widodo berkali-kali mengingatkan ke publik bahwa pejabat yang baik adalah pejabat yang melayani bukan dilayani.
"Berkali-kali lho presiden mengatakan itu, jadilah pejabat yang melayani bukan pejabat yang dilayani gitu lho, ini kan kontradiktif sekali terhadap apa yang disampaikan Presiden Jokowi," ujarnya.
Immanuel juga menilai pernyataan Puan bukan hanya dinilai sebagai unek-unek, melainkan akumulatif dari kemarahan Puan. Kendati demikian, ia meyakini kemarahan tersebut tidak diarahkan untuk Ganjar.
"Tapi kan kita tidak tahu arahnya ke siapa, gubernurnya yang mana, dia tinggal di Jakarta, dapilnya Jawa Tengah," ucapnya.
Ia menambahkan kalau pun pernyataan tersebut diarahkan kepada Ganjar, ia menilai pernyataan tersebut dinilai kampungan. Bagi GP Mania tak ada keuntungan menanggapi sindiran tersebut.
"Keuntungan merespons apa, keuntungan bereaksi juga apa? Enggak ada untung dua-duanya, paling biarkan aja narasi Mbak Puan seperti itu dia menciptakan narasinya, kalau kita respons juga untungnya apa. Itu kelah kesah lah nggak enak kita merespons keluh kesah," ujar dia.
Sebelumnya dalam rapat koordinasi tiga pilar PDIP di Manado, Sulawesi Utara pada Rabu (9/2) lalu, Puan menyampaikan curhatnya di hadapan kader PDIP. Puan mengaku heran ada gubernur yang tak menyambutnya saat dia datang.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3798 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1466 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1454 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1403 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1306 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun