Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 23 Oktober 2026
Keluhan Puan Maharani, Loyalis Ganjar Beri Jawaban Menohok
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ganjar Pranowo (GP) Mania menanggapi sindiran yang disampaikan Ketua DPR RI, Puan Maharani, terhadap adanya kepala daerah yang tak menyambut dirinya saat berkunjung ke daerah. Relawan GP Mania, Immanuel Ebenezer, menilai tugas kepala daerah bukanlah menyambut pejabat.
"Tugas gubernur itu bukan untuk menyambut pejabat, tapi menyambut apa yang sudah ia kerjakan, dia menyambut persoalan rakyat, menyambut persoalan ini, bukan menyambut pejabat yang dari pusat," kata Immanuel.
Menurutnya pernyataan yang disampaikan Puan menunjukan logika seorang birokrat yang cenderung feodal. Padahal Presiden Joko Widodo berkali-kali mengingatkan ke publik bahwa pejabat yang baik adalah pejabat yang melayani bukan dilayani.
"Berkali-kali lho presiden mengatakan itu, jadilah pejabat yang melayani bukan pejabat yang dilayani gitu lho, ini kan kontradiktif sekali terhadap apa yang disampaikan Presiden Jokowi," ujarnya.
Immanuel juga menilai pernyataan Puan bukan hanya dinilai sebagai unek-unek, melainkan akumulatif dari kemarahan Puan. Kendati demikian, ia meyakini kemarahan tersebut tidak diarahkan untuk Ganjar.
"Tapi kan kita tidak tahu arahnya ke siapa, gubernurnya yang mana, dia tinggal di Jakarta, dapilnya Jawa Tengah," ucapnya.
Ia menambahkan kalau pun pernyataan tersebut diarahkan kepada Ganjar, ia menilai pernyataan tersebut dinilai kampungan. Bagi GP Mania tak ada keuntungan menanggapi sindiran tersebut.
"Keuntungan merespons apa, keuntungan bereaksi juga apa? Enggak ada untung dua-duanya, paling biarkan aja narasi Mbak Puan seperti itu dia menciptakan narasinya, kalau kita respons juga untungnya apa. Itu kelah kesah lah nggak enak kita merespons keluh kesah," ujar dia.
Sebelumnya dalam rapat koordinasi tiga pilar PDIP di Manado, Sulawesi Utara pada Rabu (9/2) lalu, Puan menyampaikan curhatnya di hadapan kader PDIP. Puan mengaku heran ada gubernur yang tak menyambutnya saat dia datang.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4545 Kali
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 4155 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2343 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2150 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2142 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan