Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 23 Juli 2026
Raffi Ahmad Garap Metaverse, Jual Tanah dan Karakter dalam Bentuk NFT
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Perusahaan konten kreator milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Rans Entertainment, mengumumkan proyek terbarunya terkait metaverse. Diketahui dunia digital itu akan bernama RansVerse.
Melalui akun Instagram @raffinagita1717, Rans Entertainment akan bekerja sama dengan ShintaVR, VCGamers, UpBanx, dan Rans Animation untuk menggarap RansVerse.
"Ditunggu terus ya update dari project RansVerse hasil kerjasama ShintaVR, VCGamers, UpBanx dan Rans Animation!" tulis akun Instagram @raffinagita1717, dikutip Selasa (15/2/2022).
Proyek RansVerse ini akan memiliki sejumlah aset dalam bentuk non-fungible token (NFT) seperti plot tanah, kostum, karakter dan lainnya. Raffi Ahmad dan Nagita Slavina juga memamerkan beberapa foto konsep terkait dunia digital metaverse buatannya.
Pertama, plot tanah di RansVerse digambarkan dalam bentuk lingkaran yang memusat. Jika gambar diperbesar, wilayah RansVerse ini terdiri dari beberapa gedung, rumah, pusat perbelanjaan bernama Rans Mall, wahana hiburan, hingga pepohonan.
Lalu ada lima contoh karakter yang disediakan dalam bentuk NFT. Karakter ini kemudian digambarkan berkeliling di taman hiburan RansVerse.
Belum diketahui kapan karakter NFT hingga RansVerse ini dirilis Rans Entertainment. Tapi Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sudah mengajak pengikutnya untuk membeli tanah di dunia digital tersebut.
"Ada yang mau beli tanah di deket rumah Raffi Nagita?" tulis akun Instagram @raffinagita1717.
Metaverse sendiri adalah sebuah dunia virtual yang memungkinkan orang di dalamnya bisa melakukan berbagai aktivitas seperti pekerjaan, sosialisasi, hingga bermain game. Untuk masuk ke metaverse, pengguna memerlukan alat tambahan seperti headset virtual reality (VR).
Metaverse memang jadi topik yang banyak diperbincangkan perusahaan teknologi beberapa bulan terakhir. Facebook menjadi perusahaan paling ambisius dalam mengembangkan metaverse, hingga mengganti nama perusahaannya menjadi Meta.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3798 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1468 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1455 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1405 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1307 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun