Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




2 Gejala Varian Omicron Ini Pengaruhi Kebiasaan Makan

Rabu, 16 Februari 2022, 11:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/2 Gejala Varian Omicron Ini Pengaruhi Kebiasaan Makan

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Gejala yang lebih ringan menyerupai pilek memang merupakan gejala varian Omicron. Namun, varian Omicron ini juga menyebabkan serangkaian gejala yang lebih berbeda dari varian virus corona lainnya meskipun tergolong ringan.

Menurut para peneliti di ZOE COVID Study Inggris, varian Omicron bisa memicu gejala gastrointestinal termasuk diare, sakit perut, dan perasaan mual. Sedangkan, gejala klasik virus corona Covid-19 termasuk demam, kelelahan, kehilangan indra penciuman dan perasa.

Konon, dua gejala varian Omicron bisa muncul ketika Anda sedang makan, yakni kehilangan nafsu makan atau melewatkan makan. Aplikasi studi gejala ZOE juga menyoroti hilangnya nafsu makan sebagai salah satu tanda awal virus corona Covid-19 tahun lalu.

Tapi, organisasi tersebut mengatakan bahwa melewatkan makan untuk waktu yang singkat bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Sedangkan, kehilangan nafsu makan yang terus-menerus pada orang tua bisa menjadi pertanda ada sesuatu yang salah dan harus dikonsultasikan dengan dokter.

"Tidak perlu memaksakan diri untuk makan jika tidak ingin, tetapi sangat penting untuk tetap minum cairan guna membantu cairan yang hilang dari tubuh guna melawan infeksi," kata para peneliti, dikutip dari Times of India.

Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) juga menunjukkan prevalensi dua gejala dan mengatakan banyak orang mengalami kehilangan nafsu makan dan asupan makanan berkurang ketika tidak sehat akibat virus corona Covid-19.

Kondisi ini sangat normal bagi orang yang merasa lelah setelah tidak sehat dan pemulihannya akan membutuhkan waktu lebih lama.

Badan kesehatan menyarankan orang yang mengalami dua gejala ini untuk memantau berat badan mereka. Sebab, penurunan berat badan terkait kehilangan nafsu makan bisa menjadi tanda infeksi varian Omicron.(sumber: suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami