Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Pengantin Nikah dengan Maskawin 1 Liter Minyak Goreng
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sepasang pengantin asal Ponorogo baru-baru ini menjadi viral setelah menggunakan minyak goreng sebagai maskawin. Tak hanya itu, pernikahan pasangan asal Ponorogo itu juga menyisakan sejumlah cerita menarik.
Pasangan pengantin ini bernama Supandi (60) dan Sumiarti (54). Mereka menikah tepat pada tanggal cantik 22-2-2022 di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pernikahan pasangan ini menjadi perbincangan akibat maskawin anti mainstream. Pengantin pria memberikan mas kawin satu liter minyak goreng beserta uang tunai Rp1 juta.
Keduanya mengikat janji sehidup dan semati di rumah pengantin wanita. Diketahui, Supandi adalah seorang duda setelah istrinya meninggal dunia. Begitu pula dengan Sumiarti, yang merupakan janda setelah suami meninggal.
Hari bahagia pasangan itu sendiri juga mendapatkan perhatian dari Kepala Kantor Urusan Agana (KUA) Sooko Meky Hasan. Ia mengakui bertanya langsung ke pasangan itu mengapa berniat menggunakan maskawin minyak goreng.
Pengantin pria pun menjelaskan filosofinya memilih minyak goreng sebagai maskawin. Menurutnya, minyak goreng merupakan benda yang sederhana, namun bermanfaat.
"Filosofinya minyak goreng ini, walaupun sederhana tetapi sangat bermanfaat," ujar Sooko Meky Hasan.
Saat ini, keberadaan minyak goreng di Tanah Air memang sedang langka. Hal ini terbukti dari sejumlah antrean warga di berbagai daerah Indonesia untuk mendapatkan minyak goreng.
Saking sulitnya didapat, minyak goreng bahkan dianggap sebagai benda berharga belakangan ini. Adapun pernikahan pasangan ini juga diwarnai dengan kejadian menarik. Mempelai pria rupanya harus mengulang ijab kabul sebanyak 3 kali, sebelum akhirnya sah.
Pernikahan pengantin di tanggal cantik ini juga memiliki alasan menyentuh. Mereka rupanya ingin selalu mengingat tanggal pernikahan dan berharap rumah tangga penuh berkah.
"Saat saya tanya kenapa di tanggal cantik, katanya supaya mudah diingat. Selain itu juga membawa perubahan keberkahan dalam rumah tangganya kelak," lanjut Sooko Meky Hasan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 295 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 222 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 184 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun