Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Pengantin Perempuan Jatuh Terjungkal Saat Diarak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Arak-arakan pengantin memang sering kali dilakukan bak karnaval. Pasangan pengantin baru dibawa menggunakan kereta dorong dan ditonton warga setempat.
Namun sayang, arak-arakan pengantin bisa menjadi momen memalukan yang tak terlupakan. Seperti yang terjadi pada pengantin satu ini.
Pada video yang beredar di media sosial, sepasang pengantin tengah diarak warga. Keduanya tampak telah mengenakan pakaian khas pengantin berwarna hitam.
Pasangan tersebut diarak menggunakan kereta yang ditarik oleh dua orang. Namun saat pengantin laki-laki sibuk merekam di jalan membelok, pengantin perempuan tiba-tiba terjatuh dari kereta dorong.
Pengantin perempuan itu terjungkal, bahkan siger yang ia pakai sampai terjatuh miring. Dengan sigap, penarik kereta itu langsung menolong sang pengantin perempuan. Begitu juga pengantin pria yang turun dari kereta untuk menolong istrinya.
"Waduh," tulis akun Instagram @indoviral8 yang mengunggah video tersebut.
Video yang diuggah pada Senin (28/2/2022) itu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Sakitnya enggak seberapa, tapi malunya itu loh," komentar warganet.
"Malunya bertahan sampai punya cucu itu," imbuh warganet lain.
"Duh kasihan, malah enggak tega lihatnya," tulis warganet di kolom komentar.
"Suaminya sibuk live," timpal lainnya.
"Jatuhnya sih enggak seberapa cuma memorinya seumur hidup," tambah warganet.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 144 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 77 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 74 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun