Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Selebgram "Show" Tanpa Busana Raup Rp20 Juta Diciduk
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Selebgram perempuan berinisial KH beradegan tanpa busana viral di media sosial. Kini, ia diamankan polisi dari Polres Pasuruan, Jawa Timur.
Selebgram tersebut diketahui telah beradegan tanpa busana selama 6 bulan dan penghasilannya bisa mencapai Rp 20 juta.
“Kami berhasil mengamankan perempuan yang membuat video porno di sosial media. Pelaku berinisial KH merupakan selebgram dengan usia 23 tahun,” ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto sebagaimana diwartakan beritajatim, Selasa (1/3/2022).
Adhi menyebut bahwa setiap hari pelaku beraksi tanpa busana di akun media sosialnya. Dari aksinya tersebut, KH berada di dalam naungan agensi yang berinisial WH.
Terntara agen berinisial WH itu mempunyai anak buah sebanyak 3 orang. WH juga mendapatkan keuntungan sebanyak 20 persen dari setiap video yang anak buahnya produksi.
“Dari setiap show yang dilakukan oleh anak buahnya, WH akan mendapatkan persenan sebanyak 20 persen. WH juga mempunyai anak buah sebanyak 3 orang,” lanjut Adhi.
Dari aksinya tersebut Polres Pasuruan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya set pakaian cosplay, topeng, alat bantu sex, pelumas, empat buah handphone, dan buku rekening beserta ATM.
Pelaku juga dijerat hukuman dengan pasal 34 dan 36 uu pornografi dengan ancaman 10 tahun penjara penjara. (sumber:Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5445 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3453 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2300 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1098 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan