Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penjualan Tiket MotoGP Berharap Kebijakan Bebas Karantina Bali

Selasa, 1 Maret 2022, 21:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Penjualan Tiket MotoGP Berharap Kebijakan Bebas Karantina Bali

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Kebijakan bebas karantina yang akan diberlakukan bagi wisatawan di Bali mulai 7 Maret mendatang, diharapkan dapat mendorong animo masyarakat untuk bisa membeli tiket menonton MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB. 

Pasalnya, hingga per 20 Februari 2022, angka penjualan tiket MotoGP masih belum menggembirakan. Dari prediksi tiket yang dijual  sebanyak 63 ribu. Namun baru laku terjual sebanyak 21.530 tiket. 

Sehingga diyakini, dengan dihilangkannya karantina akan banyak wisatawan yang transit di Bali untuk menonton MotoGP di Mandalika.

"Kami diinformasikan bahwa 7 Maret nanti tidak lagi diberlakukan karantina di Bali. Kalau ini terjadi kami bahagia dan cukup optimis karena tidak ada karantina di Bali, sehingga kami asumsikan akan banyak penonton transit dari Bali dan itu sudah termasuk pelaku perjalanan dalam negeri," terang Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi, dalam Konferensi Pers Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022, Selasa (1/3). 

Lalu Gita Ariadi mengungkap tiket gelaran balap motor dunia di Mandalika, yakni MotoGP baru terjual 21 ribu lembar tiket. Padahal, pihak pengelola telah menyediakan tiket sebanyak 60 ribu lembar.

"Per 20 Februari 2022, sebanyak 21.530 tiket dari prediksi tiket yang dijual adalah 63 ribu. Angka penjualan tiket yang masih belum menggembirakan ini ada beberapa faktor," ungkapnya. 

Lebih lanjut ia menjelaskan pandemi covid-19 dan kebijakan pemerintah terkait kesehatan dinilai menjadi salah satu penyebab rendahnya penjualan tiket event bergengsi tersebut.

"Khawatir soal kebijakan kesehatan yang dapat meningkatkan biaya antigen dan sebagainya. Dengan tidak ada kebijakan kesehatan seperti itu, tentu animo masyarakat akan tinggi," imbuh Lalu.

Dalam mencapai target penjualan tiket MotoGP, Pemerintah Provinsi NTB menargetkan 1 persen populasi Pulau Lombok dapat menonton ajang balapan ini.

"Dengan asumsi penduduk 3,5 juta orang, maka 1 persen atau 35 ribu orang diharapkan dapat menonton MotoGP," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami