Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Banyak Orang Khawatir soal Penyebaran Hoaks dan Penyalahgunaan Data Pribadi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
We Are Social baru saja menerbitkan laporan bertajuk Digital 2022 Indonesia yang memperlihatkan perilaku masyarakat dalam beraktivitas di internet.
Untuk kategori privasi dan keamanan online, 60,3 persen responden Indonesia menyatakan prihatin terkait mana informasi hoaks vs mana informasi yang benar muncul di internet.
Kemudian 36,4 persen orang Indonesia mengaku, khawatir bagaimana perusahaan penyedia layanan digital menggunakan data pribadi mereka di internet.
Masih terkait data pribadi, tercatat pula 36,3 persen orang Indonesia menolak permintaan cookie di situs-situs yang mereka jumpai di internet.
Kemudian untuk kenyamanan browsing, 41,7 persen orang Indonesia menggunakan tools untuk memblokir iklan yang ada di internet.
Lalu, 40,8 persen lainnya menggunakan virtual private network (VPN) untuk mengakses situs tertentu.
Hal ini sesuai dengan riset yang dikeluarkan Google beberapa hari lalu.
Orang Indonesia memang kerap khawatir soal data pribadi hingga berita bohong (hoaks) yang tersebar di internet.
Berdasarkan laporan Year in Search 2021: Look back to move your business forward yang dihimpun dari Google Trends periode Agustus 2020 - Agustus 2021, penelusuran kata kunci “kebocoran data” di Google Search naik 33 persen. Sementara penelusuran kata “berita bohong” naik 52 persen.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5443 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3451 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2298 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1096 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan